2/2/17

Orang yang Berutang Lalu Membayarnya dengan yang Lebih Baik, dan Sebaik-baiknya Kamu Adalah Orang yang Paling Baik dalam Membayar Utang

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ كَانَ لِرَجُلٍ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ فَأَغْلَظَ لَهُ فَهَمَّ بِهِ أَصْحَابُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ لِصَاحِبِ الْحَقِّ مَقَالًا فَقَالَ لَهُمْ اشْتَرُوا لَهُ سِنًّا فَأَعْطُوهُ إِيَّاهُ فَقَالُوا إِنَّا لَا نَجِدُ إِلَّا سِنًّا هُوَ خَيْرٌ مِنْ سِنِّهِ قَالَ فَاشْتَرُوهُ فَأَعْطُوهُ إِيَّاهُ فَإِنَّ مِنْ خَيْرِكُمْ أَوْ خَيْرَكُمْ أَحْسَنُكُمْ قَضَاءً
Dari Abu Hurairah, dia berkata, "Pada suatu ketika Rasulullah SAW pernah mempunyai utang
kepada seorang lelaki. Kemudian lelaki itu datang kepada beliau (untuk menagihnya) sambil mengucapkan kata-kata yang kasar. sehingga para sahabat merasa tidak senang. Lalu Rasulullah bersabda kepada mereka, 'Sesungguhnya pemilik utang boleh berbuat apa saja. Oleh karena itu, belikan unta dan berikanlah kepadanya.' Para sahabat berkata, 'Kami tidak mendapatkan seekor unta melainkan unta yang lebih baik daripada untanya.' Mendengar pemyataan para sahabat tersebut, Rasulullah langsung bersabda, 'Belilah dan berikanlah kepadanya! karena sesungguhnya orang yang paling baik di antara kamu adalah orang yang paling baik dalam membayar utangnya." {Muslim: 5/54}