2/6/17

Meminta Bantuan Kepada Orang-orang Musyrik dalam Berperang

عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهَا قَالَتْ خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قِبَلَ بَدْرٍ فَلَمَّا كَانَ بِحَرَّةِ الْوَبَرَةِ أَدْرَكَهُ رَجُلٌ قَدْ كَانَ يُذْكَرُ مِنْهُ جُرْأَةٌ وَنَجْدَةٌ فَفَرِحَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ رَأَوْهُ فَلَمَّا أَدْرَكَهُ قَالَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جِئْتُ لِأَتَّبِعَكَ وَأُصِيبَ مَعَكَ قَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ قَالَ لَا قَالَ فَارْجِعْ فَلَنْ أَسْتَعِينَ بِمُشْرِكٍ قَالَتْ ثُمَّ مَضَى حَتَّى إِذَا كُنَّا بِالشَّجَرَةِ أَدْرَكَهُ الرَّجُلُ فَقَالَ لَهُ كَمَا قَالَ أَوَّلَ مَرَّةٍ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَمَا قَالَ أَوَّلَ مَرَّةٍ قَالَ فَارْجِعْ فَلَنْ أَسْتَعِينَ بِمُشْرِكٍ قَالَ ثُمَّ رَجَعَ فَأَدْرَكَهُ بِالْبَيْدَاءِ فَقَالَ لَهُ كَمَا قَالَ أَوَّلَ مَرَّةٍ تُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ قَالَ نَعَمْ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَانْطَلِقْ
Dari Aisyah RA, istri Rasulullah SAW, dia berkata, "Menjelang pertempuran Badar, Rasulullah
SAW keluar dari rumah. Ketika tiba di daerah Harrah Al Wabarah (suatu daerah yang berjarak kurang lebih empat mil dari kota Madinah -penerj.) beliau bertemu dengan seorang lelaki yang kuat dan pemberani. Para sahabat merasa sangat gembira ketika melihat lelaki itu. Terlebih lagi ia menyatakan kepada Rasulullah, 'Ya Rasulullah, saya datang ke sini hanya bermaksud untuk bergabung dengan engkau dan saya pun rela menderita bersama engkau.' Lalu Rasulullah bertanya kepadanya, 'Apakah kamu sudah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya? ' Lelaki tersebut menjawab, 'Belum ya Rasulullah.' Rasulullah berkata, "Kalau begitu, kembalilah ke rumahmu! karena aku tidak akan pernah meminta bantuan kepada orang musyrik'." Aisyah berkata, "Kemudian lelaki itu berlalu. Ketika kami sampai ke sebuah pohon, Rasulullah SAW bertemu lagi dengan lelaki itu. Lalu lelaki tersebut berkata bahwa ia ingin bergabung dan membantu pasukan kaum muslimin. Tetapi Rasulullah SAW tetap menanyakan keimanannya kepada Allah dan Rasul-Nya. Kemudian lelaki itu menjawab bahwa ia belum beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Rasulullah berkata, "Kembalilah ke rumahmu, karena aku tidak membutuhkan pertolongan orang musyrik' Ketika kami sampai di daerah Baida' kami bertemu lagi dengan lelaki itu. Ternyata ia tetap bersikeras untuk ikut bergabung bersama pasukan kaum muslimin. Rasulullah bertanya, "Apakah kamu telah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.". Jawabnya, ' Ya, saya telah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.' Rasulullah pun berkata kepadanya, 'Sekarang berangkat dan bergabunglah dengan mereka." {Muslim 5/201}