2/5/17

Orang yang Berperang karena Riya' dan Pamrih (Popularitas)

عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ قَالَ تَفَرَّقَ النَّاسُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ فَقَالَ لَهُ نَاتِلُ أَهْلِ الشَّامِ أَيُّهَا الشَّيْخُ حَدِّثْنَا حَدِيثًا سَمِعْتَهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ نَعَمْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ أَوَّلَ النَّاسِ يُقْضَى يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَلَيْهِ رَجُلٌ اسْتُشْهِدَ فَأُتِيَ بِهِ فَعَرَّفَهُ نِعَمَهُ فَعَرَفَهَا قَالَ فَمَا عَمِلْتَ فِيهَا قَالَ قَاتَلْتُ فِيكَ حَتَّى اسْتُشْهِدْتُ قَالَ كَذَبْتَ وَلَكِنَّكَ قَاتَلْتَ لِأَنْ يُقَالَ جَرِيءٌ فَقَدْ قِيلَ ثُمَّ أُمِرَ بِهِ فَسُحِبَ عَلَى وَجْهِهِ حَتَّى أُلْقِيَ فِي النَّارِ وَرَجُلٌ تَعَلَّمَ الْعِلْمَ وَعَلَّمَهُ وَقَرَأَ الْقُرْآنَ فَأُتِيَ بِهِ فَعَرَّفَهُ نِعَمَهُ فَعَرَفَهَا قَالَ فَمَا عَمِلْتَ فِيهَا قَالَ تَعَلَّمْتُ الْعِلْمَ وَعَلَّمْتُهُ وَقَرَأْتُ فِيكَ الْقُرْآنَ قَالَ كَذَبْتَ وَلَكِنَّكَ تَعَلَّمْتَ الْعِلْمَ لِيُقَالَ عَالِمٌ وَقَرَأْتَ الْقُرْآنَ لِيُقَالَ هُوَ قَارِئٌ فَقَدْ قِيلَ ثُمَّ أُمِرَ بِهِ فَسُحِبَ عَلَى وَجْهِهِ حَتَّى أُلْقِيَ فِي النَّارِ وَرَجُلٌ وَسَّعَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَأَعْطَاهُ مِنْ أَصْنَافِ الْمَالِ كُلِّهِ فَأُتِيَ بِهِ فَعَرَّفَهُ نِعَمَهُ فَعَرَفَهَا قَالَ فَمَا عَمِلْتَ فِيهَا قَالَ مَا تَرَكْتُ مِنْ سَبِيلٍ تُحِبُّ أَنْ يُنْفَقَ فِيهَا إِلَّا أَنْفَقْتُ فِيهَا لَكَ قَالَ كَذَبْتَ وَلَكِنَّكَ فَعَلْتَ لِيُقَالَ هُوَ جَوَادٌ فَقَدْ قِيلَ ثُمَّ أُمِرَ بِهِ فَسُحِبَ عَلَى وَجْهِهِ ثُمَّ أُلْقِيَ فِي النَّارِ
Dari Sulaiman bin Yasar RA, dia berkata, "Pada suatu ketika ada beberapa orang menemui Abu
Hurairah. Setelah itu Natil bin Qais (salah seorang penduduk Syam) berkata kepadanya, 'Hai Syaikh, beritahukanlah kepada saya suatu hadits yang pernah kamu dengar dari Rasulullah SAW!' Abu Hurairah menjawab, 'Baiklah. Saya pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya manusia pertama yang akan dihisab pada hari kiamat kelak adalah seorang yang mati syahid. Setelah itu Allah Subhanahu wa Ta'ala akan bertanya kepadanya, 'Apa yang telah kamu lakukan di dunia hai hamba-Ku?' Orang itu menjawab, 'Saya berjuang dan berperang demi Engkau ya Allah, hingga saya mati syahid'. " Allah SWT berkata kepadanya, "Kamu telah berdusta. Sebenarnya kamu berperang bukan untuk-Ku, melainkan agar kamu disebut sebagai orang yang gagah berani." Lalu Allah memerintahkan para malaikat untuk menghisab orang tersebut di hadapan-Nya. dan akhirnya ia dicampakkan ke dalam neraka. Giliran orang yang belajar Al Qur'an dan mengajarkannya kepada orang lain. Setelah dihadapkan kepada Allah, maka orang itu ditanya, "Apa yang telah kamu lakukan di dunia hai hamba-Ku?" Orang itu menjawab, "Saya mencari ilmu dan setelah itu mengajarkannya kepada orang lain. Selain itu, saya juga rajin membaca Al Qur'an." Allah SWT berkata kepadanya, "Kamu telah berdusta. Sebenarnya kamu mencari ilmu dan mengajarkannya kepada orang lain agar kamu disebut orang alim. Kamu pun membaca Al Qur'an agar kamu disebut sebagai orang yang pandai membacanya." Allah SWT memerintahkan para malaikat-Nya untuk menghisab orang tersebut di hadapan-Nya, dan akhirnya ia dicampakkan ke dalam neraka. Kemudian tibalah giliran orang terakhir, yaitu orang yang dikaruniai Allah berbagai macam harta kekayaan. Seperti dua orang sebelumnya, setelah dihadapkan kepada Allah, maka orang itu ditanya, "Apa yang telah kamu lakukan di dunia hai hamba-Ku?' Orang itu menjawab, "Sungguh saya selalu menafkahkan harta-benda saya di jalan yang Engkau ridhai, ya Allah!" Allah SWT berkata, "Kamu telah berdusta. Sebenarnya kamu nafkahkan harta-bendamu itu agar kamu disebut sebagai orang yang dermawan." Kemudian Allah memerintahkan para malaikat-Nya untuk menghisab orang tersebut di hadapan-Nya, dan akhirnya ia dicampakkan pula ke dalam neraka".'" {Muslim 6/47}