2/5/17

Orang yang Berperang di Jalan Allah Demi Tegaknya Kalimat Allah

عن أَبي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ أَنَّ رَجُلًا أَعْرَابِيًّا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ الرَّجُلُ يُقَاتِلُ لِلْمَغْنَمِ وَالرَّجُلُ يُقَاتِلُ لِيُذْكَرَ وَالرَّجُلُ يُقَاتِلُ لِيُرَى مَكَانُهُ فَمَنْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَاتَلَ لِتَكُونَ كَلِمَةُ اللَّهِ أَعْلَى فَهُوَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ
Dari Abu Musa Al Asy'ari RA, bahwa seorang laki-laki Badui datang kepada Rasulullah SAW
seraya bertanya, "Ya Rasulullah, ada orang yang berperang untuk mendapatkan ghanimah (harta rampasan perang), ada orang yang berperang agar selalu dapat dikenang, dan ada orang yang berperang agar dilihat kedudukannya. Jadi, siapakah di antara mereka yang benar-benar berada di jalan Allah?" Rasulullah SAW menjawab, "Barang siapa berperang demi menegakkan kalimat Allah, maka ia berada di jalan Allah." {Muslim 6/46}