2/5/17

Besarnya Pahala Orang yang Gugur dalam Peperangan

عَنْ الْبَرَاءِ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ مِنْ بَنِي النَّبِيتِ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ح و حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ جَنَابٍ الْمِصِّيصِيُّ حَدَّثَنَا عِيسَى يَعْنِي ابْنَ يُونُسَ عَنْ زَكَرِيَّاءَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْبَرَاءِ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ مِنْ بَنِي النَّبِيتِ قَبِيلٍ مِنْ الْأَنْصَارِ فَقَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّكَ عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ ثُمَّ تَقَدَّمَ فَقَاتَلَ حَتَّى قُتِلَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَمِلَ هَذَا يَسِيرًا وَأُجِرَ كَثِيرًا
Dari Al Bara' RA, dia berkata, "Pada suatu hari ada seorang laki-laki dari Bani Nabit (salah satu
suku dari kaum Anshar) datang kepada Rasulullah SAW dan berkata, 'Ya Rasulullah, sesungguhnya saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan engkau adalah hamba dan utusan-Nya.' Setelah itu lelaki tersebut maju ke medan perang hingga terbunuh. Lalu Rasulullah SAW berkata, 'Orang itu melakukannya dengan mudah tetapi dia diberi pahala yang sangat banyak" {Muslim 6/48}