2/3/17

Mendera Budak Perempuan yang Berzina

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ الْأَمَةِ إِذَا زَنَتْ وَلَمْ تُحْصِنْ قَالَ إِنْ زَنَتْ فَاجْلِدُوهَا ثُمَّ إِنْ زَنَتْ فَاجْلِدُوهَا ثُمَّ إِنْ زَنَتْ فَاجْلِدُوهَا ثُمَّ بِيعُوهَا وَلَوْ بِضَفِيرٍ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ لَا أَدْرِي أَبَعْدَ الثَّالِثَةِ أَوْ الرَّابِعَة
Dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW pernah ditanya tentang budak perempuan apabila
berzina dan ia belum bersuami. Rasulullah SAW menjawab, "Apabila ia berbuat zina, maka deralah! Apabila ia berbuat zina lagi, maka deralah! Apabila ia berbuat zina lagi, maka deralah dan setelah itu juallah ia walaupun seharga tali pengikat." Ibnu Shihab berkata, "Saya tidak tahu apakah hukuman itu berlaku setelah yang ketiga atau yang keempat kalinya." {Muslim: 5/125}