2/3/17

Hukuman Rajam Bagi Orang Yahudi, (yang Berada Dibawah Lindungan Umat Islam) yang Berbuat Zina

عن عَبْد اللَّهِ بْن عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُتِيَ بِيَهُودِيٍّ وَيَهُودِيَّةٍ قَدْ زَنَيَا فَانْطَلَقَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى جَاءَ يَهُودَ فَقَالَ مَا تَجِدُونَ فِي التَّوْرَاةِ عَلَى مَنْ زَنَى قَالُوا نُسَوِّدُ وُجُوهَهُمَا وَنُحَمِّلُهُمَا وَنُخَالِفُ بَيْنَ وُجُوهِهِمَا وَيُطَافُ بِهِمَا قَالَ فَأْتُوا بِالتَّوْرَاةِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ فَجَاءُوا بِهَا فَقَرَءُوهَا حَتَّى إِذَا مَرُّوا بِآيَةِ الرَّجْمِ وَضَعَ الْفَتَى الَّذِي يَقْرَأُ يَدَهُ عَلَى آيَةِ الرَّجْمِ وَقَرَأَ مَا بَيْنَ يَدَيْهَا وَمَا وَرَاءَهَا فَقَالَ لَهُ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَلَامٍ وَهُوَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُرْهُ فَلْيَرْفَعْ يَدَهُ فَرَفَعَهَا فَإِذَا تَحْتَهَا آيَةُ الرَّجْمِ فَأَمَرَ بِهِمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرُجِمَا قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ كُنْتُ فِيمَنْ رَجَمَهُمَا فَلَقَدْ رَأَيْتُهُ يَقِيهَا مِنْ الْحِجَارَةِ بِنَفْسِهِ
Dari Abdullah bin Umar RA, pada suatu hari ada dua orang Yahudi (lelaki dan perempuan) yang
berbuat zina, lalu diajukan kepada Rasulullah SAW. Lalu beliau pergi menemui orang-orang Yahudi, seraya berkata, "Ketentuan apakah yang kalian dapatkan dalam kitab Taurat mengenai orang yang berbuat zina?" Mereka menjawab, "Kami akan mencoreng kedua wajah orang tersebut. Setelah itu kami akan menaikkan keduanya ke atas keledai dan mengaraknya keliling kampung." Selanjutnya beliau berkata, "Coba, hadirkanlah kitab Taurat itu ke hadapan kami, kalau kalian benar-benar jujur" Kemudian mereka mengambil kitab Taurat dan membacanya di hadapan Rasulullah dan kaum muslimin. Ketika bacaan mereka sampai pada ayat tentang rajam, seorang pemuda yang ikut membaca tiba-tiba meletakkan tangannya di atas ayat tersebut, sedangkan ia hanya membaca ayat yang sebelum dan sesudahnya. Abdullah bin Salam, yang pada saat itu ikut bersama Rasulullah SAW berseru kepadanya, "Perintahkanlah pemuda itu untuk mengangkat tangannya!" Lalu pemuda tersebut mengangkat tangannya dan ternyata yang ditutupinya itu adalah ayat tentang hukuman rajam. Lalu Rasulullah SAW memerintahkan agar kedua orang Yahudi yang berzina tersebut dihukum rajam. Akhirnya hukuman rajam pun dilaksanakan. Lebih lanjut Abdullah bin Umar berkata, "Sebenarnya saya termasuk orang yang ikut merajam mereka. Saya melihat sepertinya lelaki Yahudi yang berzina itu berusaha melindungi perempuan tersebut dengan dirinya dari lemparan batu." {Muslim: 5/122}