2/6/17

Meminum dengan Gelas Kayu

عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ ذُكِرَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ امْرَأَةٌ مِنْ الْعَرَبِ فَأَمَرَ أَبَا أُسَيْدٍ أَنْ يُرْسِلَ إِلَيْهَا فَأَرْسَلَ إِلَيْهَا فَقَدِمَتْ فَنَزَلَتْ فِي أُجُمِ بَنِي سَاعِدَةَ فَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى جَاءَهَا فَدَخَلَ عَلَيْهَا فَإِذَا امْرَأَةٌ مُنَكِّسَةٌ رَأْسَهَا فَلَمَّا كَلَّمَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْكَ قَالَ قَدْ أَعَذْتُكِ مِنِّي فَقَالُوا لَهَا أَتَدْرِينَ مَنْ هَذَا فَقَالَتْ لَا فَقَالُوا هَذَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَاءَكِ لِيَخْطُبَكِ قَالَتْ أَنَا كُنْتُ أَشْقَى مِنْ ذَلِكَ قَالَ سَهْلٌ فَأَقْبَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَئِذٍ حَتَّى جَلَسَ فِي سَقِيفَةِ بَنِي سَاعِدَةَ هُوَ وَأَصْحَابُهُ ثُمَّ قَالَ اسْقِنَا لِسَهْلٍ قَالَ فَأَخْرَجْتُ لَهُمْ هَذَا الْقَدَحَ فَأَسْقَيْتُهُمْ فِيهِ قَالَ أَبُو حَازِمٍ فَأَخْرَجَ لَنَا سَهْلٌ ذَلِكَ الْقَدَحَ فَشَرِبْنَا فِيهِ قَالَ ثُمَّ اسْتَوْهَبَهُ بَعْدَ ذَلِكَ عُمَرُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ فَوَهَبَهُ لَهُ
Dari Sahal bin Sa'ad RA, dia berkata, "Ketika dituturkan kepada Rasulullah SAW tentang cerita
seorang wanita Arab kampung, maka beliau pun memerintahkan Abu Usaid untuk memanggilnya. Tak lama kemudian, datang wanita itu dan ia tinggal di rumah Bani Saidah Lalu Rasulullah SAW keluar dan pergi untuk menemui wanita tersebut. Ternyata wanita itu selalu menundukkan kepalanya. Pada saat Rasulullah SAW mengajaknya bicara, wanita itu malah berkata, 'Saya berlindung kepada Allah darimu'. Lalu Rasulullah pun menjawab, 'Baiklah, aku benar-benar melindungimu dariku.' Setelah itu, para sahabat bertanya kepada wanita itu, "Tahukah kamu, siapakah orang yang mengajakmu berbicara tadi?" Wanita Arab kampung itu menjawab, "Tidak. Sungguh saya tidak tahu sama sekali." Para sahabat berkata, "Orang itu adalah Rasulullah. Beliau datang kepadamu untuk melamarmu." Wanita Arab itu berkata, "Kalau begitu saya termasuk orang yang tidak beruntung (karena batal menjadi istri beliau)." Sahal berkata, "Pada hari itu, Rasulullah SAW datang dan duduk di bangsal Bani Saidah bersama para sahabat. Kemudian beliau berkata kepada Sahal, "Berilah kami minuman." Lalu saya (Sahal) mengeluarkan mangkuk ini untuk mereka dan memberikan minuman tersebut kepada mereka dengan mangkuk tersebut. Abu Hazim berkata, "Kemudian Sahal mengeluarkan mangkuk tersebut untuk kami dan kami langsung meminumnya." Abu Hazim pun berkata, "Selang beberapa tahun kemudian, Umar bin Abdul Aziz meminta mangkuk itu. Lalu diberikannya mangkuk tersebut kepadanya." {Muslim 6/103-104}