2/6/17

Tentang Meminum Madu, Nabidz, Susu dan Air

عَنْ أَنَسٍ قَالَ لَقَدْ سَقَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ بِقَدَحِي هَذَا الشَّرَابَ كُلَّهُ الْعَسَلَ وَالنَّبِيذَ وَالْمَاءَ وَاللَّبَنَ
Dari Anas RA, dia berkata, "Sungguh saya pernah memberi minum Rasulullah SAW dengan mangkuk saya ini minuman apa saja, seperti madu, nabidz, air, dan susu." {Muslim 6/104}
عَنْ الْبَرَاءِ قَالَ قَالَ أَبُو بَكْرٍ الصِّدِّيقُ لَمَّا خَرَجْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ مَكَّةَ إِلَى الْمَدِينَةِ مَرَرْنَا بِرَاعٍ وَقَدْ عَطِشَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَحَلَبْتُ لَهُ كُثْبَةً مِنْ لَبَنٍ فَأَتَيْتُهُ بِهَا فَشَرِبَ حَتَّى رَضِيتُ
Dari Al Barra RA, dia berkata, "Ketika Rasulullah SAW berangkat dari kota Makkah menuju kota Madinah, Suraqah bin Malik bin Ju'syum mengejarnya dari belakang. Lalu Rasulullah SAW mendo'akannya, hingga kaki kuda yang sedang dikendarainya terperosok ke dalam tanah. Akhirnya, Suraqah berseru, "Ya Muhammad, mohonkanlah kepada Allah agar saya dapat terlepas dari kecelakaan ini dan saya tidak akan mengganggu Anda lagi." Kemudian Rasulullah berdoa kepada Allah. Tak berapa lama kemudian, Rasulullah SAW merasa haus. Namun, kebetulan sekali, beliau dan sahabat yang menyertainya menjumpai seorang penggembala kambing yang sedang melewati jalan itu. Lalu Abu Bakar berkata, "Saya ambil mangkuk dan memerah sedikit susu ke dalam mangkuk tersebut yang sengaja dipersembahkan untuk Rasulullah. Kemudian saya membawanya kepada beliau, dan beliaupun langsung meminumnya. Melihat hal itu, hati saya merasa senang dan bahagia." {Muslim 6/104}
عن أَبي هُرَيْرَةَ إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُتِيَ لَيْلَةَ أُسْرِيَ بِهِ بِإِيلِيَاءَ بِقَدَحَيْنِ مِنْ خَمْرٍ وَلَبَنٍ فَنَظَرَ إِلَيْهِمَا فَأَخَذَ اللَّبَنَ فَقَالَ لَهُ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَاكَ لِلْفِطْرَةِ لَوْ أَخَذْتَ الْخَمْرَ غَوَتْ أُمَّتُكَ
Dari Abu Hurairah RA, bahwasanya pada malam Isra di 'Ilya, Nabi Muhammad SAW disodori dua mangkuk yang masing-masing berisi minuman keras dan susu. Rasulullah mengamati kedua mangkuk tersebut hingga lalu beliau mengambil sebuah mangkuk yang di dalamnya ada susu. Melihat hal itu, malaikat Jibril langsung berkata, "Segala puji bagi Allah yang telah menunjukkanmu kepada fitrah (kesucian). Seandainya kamu memilih minuman keras, niscaya kaummu akan tersesat." {Muslim 6/104}