1/21/17

Menggilir Para Istri

عَنْ أَنَسٍ قَالَ كَانَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تِسْعُ نِسْوَةٍ فَكَانَ إِذَا قَسَمَ بَيْنَهُنَّ لَا يَنْتَهِي إِلَى الْمَرْأَةِ الْأُولَى إِلَّا فِي تِسْعٍ فَكُنَّ يَجْتَمِعْنَ كُلَّ لَيْلَةٍ فِي بَيْتِ الَّتِي يَأْتِيهَا فَكَانَ فِي بَيْتِ عَائِشَةَ فَجَاءَتْ زَيْنَبُ فَمَدَّ يَدَهُ إِلَيْهَا فَقَالَتْ هَذِهِ زَيْنَبُ فَكَفَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَهُ فَتَقَاوَلَتَا حَتَّى اسْتَخَبَتَا وَأُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَمَرَّ أَبُو بَكْرٍ عَلَى ذَلِكَ فَسَمِعَ أَصْوَاتَهُمَا فَقَالَ اخْرُجْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِلَى الصَّلَاةِ وَاحْثُ فِي أَفْوَاهِهِنَّ التُّرَابَ فَخَرَجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ عَائِشَةُ الْآنَ يَقْضِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاتَهُ فَيَجِيءُ أَبُو بَكْرٍ فَيَفْعَلُ بِي وَيَفْعَلُ فَلَمَّا قَضَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاتَهُ أَتَاهَا أَبُو بَكْرٍ فَقَالَ لَهَا قَوْلًا شَدِيدًا وَقَالَ أَتَصْنَعِينَ هَذَا؟
Dari Anas RA, dia berkata, "Nabi SAW memiliki sembilan orang istri. Apabila beliau menggilir di
antara mereka, tidaklah kembali lagi pada giliran pertama kecuali setelah sembilan hari. Para istri Nabi SAW setiap malam berkumpul di rumah istri yang mendapat giliran. Kebetulan saat itu giliran di rumah Aisyah, kemudian datanglah Zainab, lalu Nabi SAW mengulurkan tangan kepadanya, kemudian Aisyah berkata, 'Ini Zainab!' Lalu Nabi SAW melepaskan tangannya. Lalu Aisyah dan Zainab bertengkar mulut sehingga saling menjelekkan. Kemudian tibalah waktu shalat. Lalu Abu Bakar RA lewat di situ dan mendengar suara mereka berdua. Kemudian Abu Bakar mengatakan, 'Ya Rasulullah, marilah keluar untuk shalat dan sumbatlah mulut mereka dengan tanah!' Lalu Nabi SAW keluar. Kata Aisyah, 'Sekarang Nabi SAW sedang mengerjakan shalat, dan Abu Bakar akan datang memarahiku.' Ketika Nabi SAW selesai shalat, Aisyah didatangi oleh Abu Bakar, lalu ia memarahi Aisyah. Kata Abu Bakar, 'Seperti inikah perbuatanmu?'" {Muslim 4/173}