1/19/17

Melempar Jumrah Lalu Menyembelih Kurban, kemudian Mencukur Rambut, dan Anjuran Memulai Mencukur dari Sebelah Kanan

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَمَى جَمْرَةَ الْعَقَبَةِ ثُمَّ انْصَرَفَ إِلَى الْبُدْنِ فَنَحَرَهَا وَالْحَجَّامُ جَالِسٌ وَقَالَ بِيَدِهِ عَنْ رَأْسِهِ فَحَلَقَ شِقَّهُ الْأَيْمَنَ فَقَسَمَهُ فِيمَنْ يَلِيهِ ثُمَّ قَالَ احْلِقْ الشِّقَّ الْآخَرَ فَقَالَ أَيْنَ أَبُو طَلْحَةَ فَأَعْطَاهُ إِيَّاهُ
Dari Anas bin Malik RA, bahwasanya Rasulullah SAW melontar Jumrah Aqabah lalu beliau pergi
ke tempat hewan Kurban, kemudian menyembelihnya. Sedangkan tukang cukur sedang duduk, lalu beliau berisyarat dengan tangannya agar kepala beliau dicukur, maka tukang cukur tersebut mencukur rambut kepala beliau bagian kanan, lalu tukang cukur itu memberikannya kepada orang lain yang berikutnya. Kemudian Nabi SAW mengatakan, "Cukurlah bagian kepala yang lain (kiri)." Beliau bertanya, Dimana Abu Thalhah!" Maka beliau menyuruhnya untuk memberikan kepadanya. {Muslim 4/82}