3/13/17

Firman Allah, "Orang-Orang Yang Beriman Dan Tidak Mencampur Adukan Iman Mereka Dengan Kezhaliman.'''' (Qs. Al An'aam(6): 82)

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ لَمَّا نَزَلَتْ الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ شَقَّ ذَلِكَ عَلَى أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالُوا أَيُّنَا لَا يَظْلِمُ نَفْسَهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ هُوَ كَمَا تَظُنُّونَ إِنَّمَا هُوَ كَمَا قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ
Dari Abdullah bin Mas'ud RA, dia berkata, "Ketika turun ayat, 'Orang-orang yang beriman dan tidak
mencampur adukkan iman mereka dengan kezhaliman (Qs. Al An'am (6): 82), maka para sahabat merasa keberatan terhadap ayat tersebut." Setelah itu, mereka pun bertanya, "Siapakah di antara kita yang tidak berbuat zhalim terhadap dirinya sendiri?" Rasulullah SAW menjawab, "Sebenarnya kezhaliman yang dimaksud dalam ayat tersebut bukanlah seperti yang kalian duga. Karena, yang dimaksudkan adalah sebagaimana yang diucapkan Luqman kepada putranya, 'Hai puteraku, janganlah kamu berbuat syirik kepada Allah. Sesungguhnya syirik itu adalah suatu kezhaliman yang besar." (Qs. Luqman (31): 13) {Muslim 1/8}