3/13/17

Firman Allah "Kamu Sekali-Kali Tidak Dapat Bersembunyi Dari Kesaksian Pendengaran" (Qs. As-Sajdah(32): 22)

عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ قَالَ اجْتَمَعَ عِنْدَ الْبَيْتِ ثَلَاثَةُ نَفَرٍ قُرَشِيَّانِ وَثَقَفِيٌّ أَوْ ثَقَفِيَّانِ وَقُرَشِيٌّ قَلِيلٌ فِقْهُ قُلُوبِهِمْ كَثِيرٌ شَحْمُ بُطُونِهِمْ فَقَالَ أَحَدُهُمْ أَتُرَوْنَ اللَّهَ يَسْمَعُ مَا نَقُولُ وَقَالَ الْآخَرُ يَسْمَعُ إِنْ جَهَرْنَا وَلَا يَسْمَعُ إِنْ أَخْفَيْنَا وَقَالَ الْآخَرُ إِنْ كَانَ يَسْمَعُ إِذَا جَهَرْنَا فَهُوَ يَسْمَعُ إِذَا أَخْفَيْنَا فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ وَمَا كُنْتُمْ تَسْتَتِرُونَ أَنْ يَشْهَدَ عَلَيْكُمْ سَمْعُكُمْ وَلَا أَبْصَارُكُمْ وَلَا جُلُودُكُمْ
Dari Ibnu Mas'ud bahwasanya ia berkata, "Pada suatu ketika ada tiga orang berkumpul di Baitullah,
yang dua orang berasal dari suku Quraisy dan satu orang dari suku Tsaqafi, atau dua orang dari suku Tsaqafi dan satu orang dari suku Quraisy. Pikiran mereka tidak dewasa, hanya perut mereka saja yang gendut." Kemudian salah seorang dari mereka berkata, "Menurut pendapat kalian, apakah Allah mendengar pembicaraan kita?" Yang lain menjawab, "Allah akan mendengar apabila kita berbicara dengan keras dan tidak mendengar apabila kita berbicara dengan suara yang pelan.' Sementara yang lain berkata, "Apabila Allah mendengar pembicaraan kita yang keras, maka Dia juga pasti akan mendengar pembicaraan kita yang pelan." Maka Allah Azza wa Jalla menurunkan ayat: Kamu sekali-kali tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan, dan kulitmu terhadap kamu, bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak banyak tahu apa yang kamu kerjakan. {Muslim 8/121}