2/22/17

Terhindarnya Nabi Muhammad SAW dari Orang yang Hendak Menyakitinya

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ أَبُو جَهْلٍ هَلْ يُعَفِّرُ مُحَمَّدٌ وَجْهَهُ بَيْنَ أَظْهُرِكُمْ قَالَ فَقِيلَ نَعَمْ فَقَالَ وَاللَّاتِ وَالْعُزَّى لَئِنْ رَأَيْتُهُ يَفْعَلُ ذَلِكَ لَأَطَأَنَّ عَلَى رَقَبَتِهِ أَوْ لَأُعَفِّرَنَّ وَجْهَهُ فِي التُّرَابِ قَالَ فَأَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يُصَلِّي زَعَمَ لِيَطَأَ عَلَى رَقَبَتِهِ قَالَ فَمَا فَجِئَهُمْ مِنْهُ إِلَّا وَهُوَ يَنْكُصُ عَلَى عَقِبَيْهِ وَيَتَّقِي بِيَدَيْهِ قَالَ فَقِيلَ لَهُ مَا لَكَ فَقَالَ إِنَّ بَيْنِي وَبَيْنَهُ لَخَنْدَقًا مِنْ نَارٍ وَهَوْلًا وَأَجْنِحَةً فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ دَنَا مِنِّي لَاخْتَطَفَتْهُ الْمَلَائِكَةُ عُضْوًا عُضْوًا قَالَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَا نَدْرِي فِي حَدِيثِ أَبِي هُرَيْرَةَ أَوْ شَيْءٌ بَلَغَهُ كَلَّا إِنَّ الْإِنْسَانَ لَيَطْغَى أَنْ رَآهُ اسْتَغْنَى إِنَّ إِلَى رَبِّكَ الرُّجْعَى أَرَأَيْتَ الَّذِي يَنْهَى عَبْدًا إِذَا صَلَّى أَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ عَلَى الْهُدَى أَوْ أَمَرَ بِالتَّقْوَى أَرَأَيْتَ إِنْ كَذَّبَ وَتَوَلَّى يَعْنِي أَبَا جَهْلٍ أَلَمْ يَعْلَمْ بِأَنَّ اللَّهَ يَرَى كَلَّا لَئِنْ لَمْ يَنْتَهِ لَنَسْفَعًا بِالنَّاصِيَةِ نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍ فَلْيَدْعُ نَادِيَهُ سَنَدْعُ الزَّبَانِيَةَ كَلَّا لَا تُطِعْهُ. و فِي رواية: قَالَ وَأَمَرَهُ بِمَا أَمَرَهُ بِهِ. وَفي رواية: فَلْيَدْعُ نَادِيَهُ يَعْنِي قَوْمَهُ
Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, "Abu Jahal pernah bertanya kepada teman-temannya, 'Apakah
Muhammad menelungkupkan wajahnya {yaitu sujud ketika shalat} di belakang kalian?' Di antara mereka ada yang menjawab, "Ya. Beliau menelungkupkan wajahnya ketika shalat." Lalu Abu Jahal pun berkata, "Demi berhala Latta dan Uzza, jika aku melihatnya sedang melakukan itu, maka aku akan injak lehernya." Abu Hurairah berkata, "Setelah itu Abu Jahal pergi mendatangi Rasulullah SAW, ketika beliau sedang melaksanakan shalat, untuk menginjak leher beliau. Tiba-tiba mereka terkejut ketika melihat Abu Jahal mundur dari tempat shalat Rasulullah sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Salah seorang temannya bertanya, "Mengapa kamu mundur dari Muhammad hai Abu Jahal?" Abu Jahal menjawab, "Ada jurang api yang panas membara di antara aku dan Muhammad serta banyak sekali sayap-sayap di sekelilingnya." Rasulullah SAW bersabda, "Kalau seandainya saja Abu Jahal terus maju mendekatiku, ia pasti akan tersambar oleh sayap-sayap para malaikat hingga tubuhnya hancur berkeping-keping." Abu Hurairah RA berkata, "Akhirnya Allah Subhanahu wa Ta 'ala menurunkan ayat, -kami tidak tahu apakah ayat ini ada dalam hadits Abu Hurairah ataukah langsung diterima oleh Abu Hurairah dalam kesempatan lain-, 'Ketahuilah, sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena ia melihat dirinya serba cukup Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah kembali {mu}. Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang seorang hamba ketika ia mengerjakan shalat. Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu berada di atas kebenaran atau ia menyuruh bertakwa kepada Allah? Bagaimana jika orang yang melarang itu mendustakan dan berpaling? Tidakkah ia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya? Ketahuilah, sungguh jika ia tidak berhenti {berbuat demikian}, niscaya Kami tarik ubun-ubunnya {yaitu} ubun-ubun orang yang berdusta dan durhaka. Maka, biarlah ia memanggil golongannya {untuk menolongnya}. Kelak kami akan memanggil malaikat Zabaniah. Sekali-kali janganlah kamu patuh kepadanya.' {Qs. Al Alaq: 6-19} Dalam riwayat lain disebutkan bahwasanya Abu Hurairah berkata, "Rasulullah SAW memerintahkan Abu Jahal untuk mengundang teman-temannya sebagaimana perintah ayat tersebut." Dalam riwayat yang lain dikatakan, "Hendaknya Abu Jahal memanggil golongannya", maksudnya adalah memanggil kaumnya. {Muslim 8/130}