2/23/17

Sifat Pembicaran Rasulullah

عَنْ عروة بن الزبير قَالَ كَانَ أَبُو هُرَيْرَةَ يُحَدِّثُ وَيَقُولُ اسْمَعِي يَا رَبَّةَ الْحُجْرَةِ اسْمَعِي يَا رَبَّةَ الْحُجْرَةِ وَعَائِشَةُ تُصَلِّي فَلَمَّا قَضَتْ صَلَاتَهَا قَالَتْ لِعُرْوَةَ أَلَا تَسْمَعُ إِلَى هَذَا وَمَقَالَتِهِ آنِفًا إِنَّمَا كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحَدِّثُ حَدِيثًا لَوْ عَدَّهُ الْعَادُّ لَأَحْصَاهُ
Dari Urwah bin Zubair, dia berkata, "Abu Hurairah pernah berkata, 'Dengarkan hai perempuan!
Dengarkan hai perempuan!' Kebetulan pada saat itu Aisyah RA sedang melaksanakan shalat. Selesai shalat, Aisyah berkata kepada Urwah, "Tidakkah kamu dengar orang ini dan ucapannya {maksudnya kepada Abu Hurairah} tadi? Ketahuilah, sesungguhnya ucapan Rasulullah yang tidak lembut bisa dihitung." {Muslim 8/229}