2/6/17

Setiap yang Memabukkan itu Haram

عَنْ جَابِرٍ أَنَّ رَجُلًا قَدِمَ مِنْ جَيْشَانَ وَجَيْشَانُ مِنْ الْيَمَنِ فَسَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ شَرَابٍ يَشْرَبُونَهُ بِأَرْضِهِمْ مِنْ الذُّرَةِ يُقَالُ لَهُ الْمِزْرُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوَ مُسْكِرٌ هُوَ قَالَ نَعَمْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُّ مُسْكِرٍ حَرَامٌ إِنَّ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ عَهْدًا لِمَنْ يَشْرَبُ الْمُسْكِرَ أَنْ يَسْقِيَهُ مِنْ طِينَةِ الْخَبَالِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا طِينَةُ الْخَبَالِ قَالَ عَرَقُ أَهْلِ النَّارِ أَوْ عُصَارَةُ أَهْلِ النَّارِ
Dari Jabir RA, bahwasanya ada seorang lelaki datang dari Jaisyan, sebuah wilayah di negeri Yaman,
untuk bertanya kepada Rasulullah SAW tentang minuman yang biasa mereka konsumsi di negeri asal mereka dan terbuat dari gandum yang populer disebut Mizru. Lalu Rasulullah SAW balik bertanya kepadanya, "Apakah minuman itu memabukkan?" Lelaki itu menjawab, "Ya." Kemudian Rasulullah SAW meneruskan sabdanya, "Setiap yang memabukkan itu adalah haram. Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta 'ala telah menjanjikan bagi orang yang suka mengkonsumsi minuman yang memabukkan bahwasanya Dia akan memberinya minuman Thinatul Khibaal. Para sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, apakah itu Thinatul Khibaal? Rasulullah menjawab, "Thinatul Khibaal adalah keringat penduduk neraka atau ampas penduduk neraka." {Muslim 6/100}