2/3/17

Pintu-pintu Surga Itu Berada Dibawah Naungan Pedang (Jihad fi sabilillah)

عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي وَهُوَ بِحَضْرَةِ الْعَدُوِّ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَبْوَابَ الْجَنَّةِ تَحْتَ ظِلَالِ السُّيُوفِ فَقَامَ رَجُلٌ رَثُّ الْهَيْئَةِ فَقَالَ يَا أَبَا مُوسَى آنْتَ سَمِعْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ هَذَا قَالَ نَعَمْ قَالَ فَرَجَعَ إِلَى أَصْحَابِهِ فَقَالَ أَقْرَأُ عَلَيْكُمْ السَّلَامَ ثُمَّ كَسَرَ جَفْنَ سَيْفِهِ فَأَلْقَاهُ ثُمَّ مَشَى بِسَيْفِهِ إِلَى الْعَدُوِّ فَضَرَبَ بِهِ حَتَّى قُتِلَ
Dari Abu Bakar bin Abdullah bin Qais, dari bapaknya, dia berkata, "Saya pernah mendengar ayah
saya berkata -sedangkan pada saat itu dia berada di hadapan musuh- 'Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya pintu-pintu surga berada di bawah naungan pedang'" Tiba-tiba seorang lelaki yang bertampang buruk berdiri sambil berkata, 'Hai Abu Musa, apa benar kamu pernah mendengar bahwa Rasulullah SAW bersabda seperti itu?' Abu Musa RA pun menjawab, 'Ya benar. Saya pernah mendengar beliau bersabda seperti itu.' Kemudian lelaki itu pergi menemui teman-temannya seraya berkata, 'Saya ucapkan kepada kalian semua "Assalaamu 'alaikum (keselamatan dan kesejahteraan semoga selalu dilimpahkan kepada kalian semua)."' Setelah itu ia menyobek sarung pedangnya dan melemparkannya jauh-jauh. Lalu ia berangkat -dengan pedang terhunus- menyerang musuh. Ia berjuang dengan gigih hingga terbunuh (di jalan Allah)." {Muslim 6/45}