2/3/17

Anjuran dan Keutamaan Berjihad di jalan Allah

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَضَمَّنَ اللَّهُ لِمَنْ خَرَجَ فِي سَبِيلِهِ لَا يُخْرِجُهُ إِلَّا جِهَادًا فِي سَبِيلِي وَإِيمَانًا بِي وَتَصْدِيقًا بِرُسُلِي فَهُوَ عَلَيَّ ضَامِنٌ أَنْ أُدْخِلَهُ الْجَنَّةَ أَوْ أَرْجِعَهُ إِلَى مَسْكَنِهِ الَّذِي خَرَجَ مِنْهُ نَائِلًا مَا نَالَ مِنْ أَجْرٍ أَوْ غَنِيمَةٍ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ مَا مِنْ كَلْمٍ يُكْلَمُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِلَّا جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَهَيْئَتِهِ حِينَ كُلِمَ لَوْنُهُ لَوْنُ دَمٍ وَرِيحُهُ مِسْكٌ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَوْلَا أَنْ يَشُقَّ عَلَى الْمُسْلِمِينَ مَا قَعَدْتُ خِلَافَ سَرِيَّةٍ تَغْزُو فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَبَدًا وَلَكِنْ لَا أَجِدُ سَعَةً فَأَحْمِلَهُمْ وَلَا يَجِدُونَ سَعَةً وَيَشُقُّ عَلَيْهِمْ أَنْ يَتَخَلَّفُوا عَنِّي وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَوَدِدْتُ أَنِّي أَغْزُو فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَأُقْتَلُ ثُمَّ أَغْزُو فَأُقْتَلُ ثُمَّ أَغْزُو فَأُقْتَلُ
Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Allah SWT akan menjamin orang
yang keluar (berjuang) di jalan-Nya, seraya berfirman, "Sesungguhnya orang yang berangkat keluar untuk berjihad di jalan-Ku, karena keimanan kepada-Ku dan membenarkan (segala ajaran) para rasul-Ku, maka ketahuilah bahwasanya Aku-lah yang akan menjaminnya untuk masuk ke dalam surga, atau Aku akan mengembalikannya ke tempat tinggal, di mana pertama kali ia keluar, dengan membawa pahala dan ghanimah (harta rampasan) ".' Demi dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, setiap tubuh yang terluka di jalan Allah, pada hari kiamat kelak akan diperlihatkan sebagaimana adanya ketika ia terluka, warnanya merah darah dan baunya harum semerbak minyak kasturi. Demi dzat yang jiwa Muhammad berada dalam tangan-Nya, kalau sekiranya perang itu tidak akan memberatkan kaum muslimin, aku tidak akan pernah berpangku tangan meninggalkan pasukan yang turut berperang di jalan Allah. Tetapi saya tidak mendapatkan kesempatan untuk membawa mereka dan mereka pun tidak mendapat kemudahan sehingga mereka keberatan untuk tidak dapat berangkat bersamaku. Demi dzat yang jiwa Muhammad berada dalam tangan-Nya, sesungguhnya aku sangat senang berperang di jalan Allah hingga aku terbunuh. Kemudian aku berperang lagi hingga aku terbunuh. Kemudian aku berperang lagi hingga aku terbunuh'." {Muslim 6/33-34}