2/6/17

Perang Uhud

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُفْرِدَ يَوْمَ أُحُدٍ فِي سَبْعَةٍ مِنْ الْأَنْصَارِ وَرَجُلَيْنِ مِنْ قُرَيْشٍ فَلَمَّا رَهِقُوهُ قَالَ مَنْ يَرُدُّهُمْ عَنَّا وَلَهُ الْجَنَّةُ أَوْ هُوَ رَفِيقِي فِي الْجَنَّةِ فَتَقَدَّمَ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ فَقَاتَلَ حَتَّى قُتِلَ ثُمَّ رَهِقُوهُ أَيْضًا فَقَالَ مَنْ يَرُدُّهُمْ عَنَّا وَلَهُ الْجَنَّةُ أَوْ هُوَ رَفِيقِي فِي الْجَنَّةِ فَتَقَدَّمَ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ فَقَاتَلَ حَتَّى قُتِلَ فَلَمْ يَزَلْ كَذَلِكَ حَتَّى قُتِلَ السَّبْعَةُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِصَاحِبَيْهِ مَا أَنْصَفْنَا أَصْحَابَنَا
Dari Anas bin Malik RA, bahwa pada saat-saat kritis dalam perang Uhud, Rasulullah SAW
dilindungi oleh tujuh orang sahabat dari Anshar dan dua orang Quraisy (kaum Muhajirin). Ketika pasukan musuh kian mendekat, Rasulullah SAW bersabda, 'Barang siapa ada di antara kalian yang dapat menghalau mereka, musuh-musuh tersebut dari kita, maka ia akan memperoleh surga, atau setidaknya ia menjadi kawanku di surga." Mendengar pernyataan Rasulullah itu, maka tampillah seorang sahabat dari kaum Anshar. Dengan gagah berani ia terjang musuh-musuh tersebut dengan pedangnya yang tajam, hingga ia gugur sebagai syahid. Pasukan musuh semakin maju dan terus mendekat. Lalu untuk kedua kalinya, Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa ada di antara kalian yang dapat menghalau mereka, musuh-musuh tersebut dari kita, maka ia memperoleh surga atau setidaknya menjadi kawanku di surga." Tak lama kemudian majulah seorang sahabat dari kaum Anshar. Ia berupaya menghalau pasukan musuh dengan gagahnya, hingga ia pun gugur sebagai seorang syahid. Begitulah seterusnya, hingga ketujuh orang sahabat Anshar itu gugur semua sebagai syuhuda di jalan Allah. Kepada dua orang sahabat Muhajirin yang masih bersama dengannya, Rasulullah SAW berkata, "Sungguh aku tidak dapat lagi memaksa sahabat-sahabatku." {Muslim 5/178}