2/6/17

Luka-luka Rasulullah SAW dalam Perang Uhud

عن أَبِي حَازِمٍ أَنَّهُ سَمِعَ سَهْلَ بْنَ سَعْدٍ يَسْأَلُ عَنْ جُرْحِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ أُحُدٍ فَقَالَ جُرِحَ وَجْهُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكُسِرَتْ رَبَاعِيَتُهُ وَهُشِمَتْ الْبَيْضَةُ عَلَى رَأْسِهِ فَكَانَتْ فَاطِمَةُ بِنْتُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَغْسِلُ الدَّمَ وَكَانَ عَلِيُّ بْنُ أَبِي طَالِبٍ يَسْكُبُ عَلَيْهَا بِالْمِجَنِّ فَلَمَّا رَأَتْ فَاطِمَةُ أَنَّ الْمَاءَ لَا يَزِيدُ الدَّمَ إِلَّا كَثْرَةً أَخَذَتْ قِطْعَةَ حَصِيرٍ فَأَحْرَقَتْهُ حَتَّى صَارَ رَمَادًا ثُمَّ أَلْصَقَتْهُ بِالْجُرْحِ فَاسْتَمْسَكَ الدَّمُ
Dari Abu Hazim, bahwa ia pernah mendengar Sahal bin Sa'ad ditanya tentang luka yang diderita
Rasulullah dalam perang Uhud. Ia pun menjawab, "Wajah Rasulullah terluka, gigi depannya retak, dan ada bagian kepalanya yang terluka. Sementara itu Fatimah (putri Rasulullah), berupaya membersihkan darah yang keluar dari luka-luka tersebut, sedangkan Ali bin Abu Thalib menuangkan air ke dalam sebuah bejana. Ketika Fatimah melihat bahwa air hanya menambah keluarnya darah, maka ia langsung mengambil sehelai tikar. Setelah itu ia membakar tikar tersebut hingga menjadi abu. Kemudian ia tempelkan abu tikar itu pada luka Rasulullah hingga darahnya tidak keluar lagi." {Muslim 5/178}
عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُسِرَتْ رَبَاعِيَتُهُ يَوْمَ أُحُدٍ وَشُجَّ فِي رَأْسِهِ فَجَعَلَ يَسْلُتُ الدَّمَ عَنْهُ وَيَقُولُ كَيْفَ يُفْلِحُ قَوْمٌ شَجُّوا نَبِيَّهُمْ وَكَسَرُوا رَبَاعِيَتَهُ وَهُوَ يَدْعُوهُمْ إِلَى اللَّهِ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَيْسَ لَكَ مِنْ الْأَمْرِ شَيْءٌ
Dari Anas RA, bahwa gigi bagian depan Rasulullah SAW retak dan kepala beliau terluka. Sambil mengusap darah yang terus keluar dari kepalanya, Rasulullah SAW berkata, "Bagaimana akan beruntung suatu kaum yang tega melukai nabinya dan memecahkan gigi depannya, sedangkan ia (nabi) selalu menyerukan mereka ke jalan Allah yang lurus?" Lalu Allah SWT menurunkan ayat (Tidak ada sedikitpun campur tanganmu dalam mengatur urusan mereka.)" {Muslim 5/179}