2/2/17

Penjualan Kalung yang Terdapat Mutiara dan Emasnya

عن فَضَالَةَ بْن عُبَيْدٍ الْأَنْصَارِيَّ يَقُولُ أُتِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ بِخَيْبَرَ بِقِلَادَةٍ فِيهَا خَرَزٌ وَذَهَبٌ وَهِيَ مِنْ الْمَغَانِمِ تُبَاعُ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالذَّهَبِ الَّذِي فِي الْقِلَادَةِ فَنُزِعَ وَحْدَهُ ثُمَّ قَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الذَّهَبُ بِالذَّهَبِ وَزْنًا بِوَزْنٍ
Dari Fadhalah bin Ubaid Al Anshari. dia berkata, "Ketika sedang berada di lembah Khaibar,
Rasulullah SAW diperlihatkan seuntai kalung yang ada mutiara dan emasnya. Kalung tersebut sebenarnya adalah sebagian dari ghanimah yang akan dijual. Kemudian beliau memerintahkan para sahabat untuk mengambil emasnya seraya bersabda, 'Emas dibayar dengan emas, dengan jumlah timbangan yang sama.'" {Muslim: 5/46}