2/6/17

Pemimpin yang Baik dan Pemimpin yang Buruk

عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خِيَارُ أَئِمَّتِكُمْ الَّذِينَ تُحِبُّونَهُمْ وَيُحِبُّونَكُمْ وَيُصَلُّونَ عَلَيْكُمْ وَتُصَلُّونَ عَلَيْهِمْ وَشِرَارُ أَئِمَّتِكُمْ الَّذِينَ تُبْغِضُونَهُمْ وَيُبْغِضُونَكُمْ وَتَلْعَنُونَهُمْ وَيَلْعَنُونَكُمْ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَلَا نُنَابِذُهُمْ بِالسَّيْفِ فَقَالَ لَا مَا أَقَامُوا فِيكُمْ الصَّلَاةَ وَإِذَا رَأَيْتُمْ مِنْ وُلَاتِكُمْ شَيْئًا تَكْرَهُونَهُ فَاكْرَهُوا عَمَلَهُ وَلَا تَنْزِعُوا يَدًا مِنْ طَاعَةٍ
Dari Auf bin Malik RA dari Rasulullah SAW, beliau bersabda, "Para pemimpinmu yang baik adalah
mereka yang kamu cintai dan mereka pun mencintaimu; mereka membacakan shalawat kepada kamu dan kamu pun membacakan shalawat kepada mereka. Sedangkan para pemimpinmu yang jahat adalah mereka yang kamu benci dan mereka pun membencimu; kamu mengutuk mereka dan merekapun mengutukmu." Salah seorang sahabat ada yang bertanya, "Ya Rasulullah, bolehkah kami menyerang mereka, para pemimpin yang buruk, dengan pedang dalam kondisi seperti itu?" Rasulullah SAW menjawab, "Janganlah kamu sekalian menyerang mereka, selama mereka masih melaksanakan shalat bersama kalian. Ketahuilah, barang siapa yang dipimpin oleh seorang penguasa, lalu ia melihat penguasa tersebut melakukan suatu perbuatan maksiat, maka hendaklah ia hanya membenci kepada perbuatannya saja dan tidak melepaskan kepatuhan kepadanya." {Muslim 6/24}