2/6/17

Nabi Muhammad SAW Menyembelih Hewan Kurban untuk Dirinya, Keluarganya dan untuk Umatnya

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِكَبْشٍ أَقْرَنَ يَطَأُ فِي سَوَادٍ وَيَبْرُكُ فِي سَوَادٍ وَيَنْظُرُ فِي سَوَادٍ فَأُتِيَ بِهِ لِيُضَحِّيَ بِهِ فَقَالَ لَهَا يَا عَائِشَةُ هَلُمِّي الْمُدْيَةَ ثُمَّ قَالَ اشْحَذِيهَا بِحَجَرٍ فَفَعَلَتْ ثُمَّ أَخَذَهَا وَأَخَذَ الْكَبْشَ فَأَضْجَعَهُ ثُمَّ ذَبَحَهُ ثُمَّ قَالَ بِاسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ وَمِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ ثُمَّ ضَحَّى بِهِ
Dari Aisyah RA, bahwasanya Rasulullah SAW pernah menyuruh untuk dibawakan seekor kibas
yang bertanduk, kaki-kakinya, perutnya, dan sekitar dua matanya berwarna hitam. Lalu didatangkanlah kibas yang dimaksud itu untuk disembelih sebagai kurban. Kemudian beliau berkata kepada Aisyah, "Hai Aisyah, tolong bawa kemari pisau yang tajam!" Setelah itu, beliau berkata lagi kepadanya, "Asahlah pisau itu terlebih dahulu dengan batu." Lalu, saya pun (Aisyah) melaksanakan perintah beliau. Selanjutnya, Rasulullah SAW mengambil pisau itu dan memegang kibasnya, lalu beliau baringkan kibas tersebut untuk disembelih. Selanjutnya, Rasulullah pun membaca, "Dengan menyebut nama Allah. Ya Allah, terimalah hewan kurban ini dari Muhammad, keluarga Muhammad, dan umat Muhammad." Kemudian beliau pun menyembelihnya. {Muslim 6/78}