2/5/17

Menghindari Keinginan untuk Bertemu Musuh dan Bersabar Ketika Harus Bertemu Dengannya

عَنْ أَبِي النَّضْرِ عَنْ كِتَابِ رَجُلٍ مِنْ أَسْلَمَ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَالُ لَهُ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي أَوْفَى فَكَتَبَ إِلَى عُمَرَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ حِينَ سَارَ إِلَى الْحَرُورِيَّةِ يُخْبِرُهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ فِي بَعْضِ أَيَّامِهِ الَّتِي لَقِيَ فِيهَا الْعَدُوَّ يَنْتَظِرُ حَتَّى إِذَا مَالَتْ الشَّمْسُ قَامَ فِيهِمْ فَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ لَا تَتَمَنَّوْا لِقَاءَ الْعَدُوِّ وَاسْأَلُوا اللَّهَ الْعَافِيَةَ فَإِذَا لَقِيتُمُوهُمْ فَاصْبِرُوا وَاعْلَمُوا أَنَّ الْجَنَّةَ تَحْتَ ظِلَالِ السُّيُوفِ ثُمَّ قَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ اللَّهُمَّ مُنْزِلَ الْكِتَابِ وَمُجْرِيَ السَّحَابِ وَهَازِمَ الْأَحْزَابِ اهْزِمْهُمْ وَانْصُرْنَا عَلَيْهِمْ
Dari Abu Nadhir, bahwa ia pernah menerima sepucuk surat dari seorang lelaki dari suku Aslam
bernama Abdullah bin Abu Aufa (termasuk salah seorang sahabat Rasulullah SAW). Ketika akan berangkat ke daerah Haruriah, ia mengirim surat kepada Umar bin Ubaidillah untuk memberitahukan kepadanya bahwa suatu ketika Rasulullah SAW pernah bertemu dengan para musuh, lalu beliau menunggu hingga matahari condong ke arah Barat. Setelah itu beliau pun berdiri di antara para sahabat seraya berkata, "Wahai kaum muslimin, janganlah kalian berharapkan bertemu dengan musuh dan mohonkanlah kesehatan kepada Allah! Apabila kalian terpaksa harus bertemu dengan mereka, maka bersabarlah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya surga berada di bawah naungan pedang-pedang yang tajam!" Selanjutnya Rasulullah berdiri dan berdoa, "Ya Allah, dzat yang menurunkan Al Qur'an, dzat yang menggerakkan awan, dan dzat yang dapat mengalahkan pasukan musuh yang bersekutu, hancurkanlah mereka." Dalam riwayat yang kedua (Dan berikanlah kami kemenangan!) {Muslim 5/143}