2/5/17

Menepati Janji

عن حُذَيْفَة بْن الْيَمَانِ قَالَ مَا مَنَعَنِي أَنْ أَشْهَدَ بَدْرًا إِلَّا أَنِّي خَرَجْتُ أَنَا وَأَبِي حُسَيْلٌ قَالَ فَأَخَذَنَا كُفَّارُ قُرَيْشٍ قَالُوا إِنَّكُمْ تُرِيدُونَ مُحَمَّدًا فَقُلْنَا مَا نُرِيدُهُ مَا نُرِيدُ إِلَّا الْمَدِينَةَ فَأَخَذُوا مِنَّا عَهْدَ اللَّهِ وَمِيثَاقَهُ لَنَنْصَرِفَنَّ إِلَى الْمَدِينَةِ وَلَا نُقَاتِلُ مَعَهُ فَأَتَيْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرْنَاهُ الْخَبَرَ فَقَالَ انْصَرِفَا نَفِي لَهُمْ بِعَهْدِهِمْ وَنَسْتَعِينُ اللَّهَ عَلَيْهِمْ
Dari Huzaifah bin Al Yaman RA, dia berkata, "Tidak ada seorang pun yang dapat menghalangi saya untuk ikut dalam perang Badar. Sayangnya, pada waktu itu saya dan ayah saya (Husail) sedang
dalam perjalanan menuju kota Madinah. Di tengah perjalanan kami dihadang dan diciduk oleh orang-orang Quraisy. Dengan nada mengancam, mereka bertanya, 'Apakah kalian akan pergi ke Madinah untuk dapat bergabung dengan Muhammad?' Kami menjawab, 'Tidak. Kami hanya ingin pergi ke Madinah saja.' Kemudian orang-orang Quraisy itu menyuruh kami untuk berjanji kepada Allah bahwa kami hanya ingin pergi ke Madinah dan tidak akan ikut bergabung dengan pasukan kaum muslimin. Sesampainya di kota Madinah, kami menemui Rasulullah sambil menceritakan kepada beliau pengalaman yang kami alami di tengah perjalanan. Setelah mendengar cerita kami, maka Rasulullah SAW berkata, 'Sebaiknya kalian tidak usah ikut berperang bersama kami, karena bagaimanapun kita harus memenuhi janji kepada mereka. Kita selalu memohon pertolongan dari Allah atas segala kejahatan mereka. "' {Muslim 5/177}