2/21/17

Menaburkan Debu pada Wajah Orang yang Memuji

عَنْ هَمَّامِ بْنِ الْحَارِثِ أَنَّ رَجُلًا جَعَلَ يَمْدَحُ عُثْمَانَ فَعَمِدَ الْمِقْدَادُ فَجَثَا عَلَى رُكْبَتَيْهِ وَكَانَ رَجُلًا ضَخْمًا فَجَعَلَ يَحْثُو فِي وَجْهِهِ الْحَصْبَاءَ فَقَالَ لَهُ عُثْمَانُ مَا شَأْنُكَ فَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا رَأَيْتُمْ الْمَدَّاحِينَ فَاحْثُوا فِي وُجُوهِهِمْ التُّرَابَ
Dari Hammam bin Al Harits, bahwasanya ada seorang laki-laki yang memuji Utsman RA.
Kemudian berdirilah Al Miqdad dan setelah itu jongkok untuk mengambil kerikil. Ia adalah seorang laki-laki yang gemuk. Al Miqdad segera menaburkan kerikil itu ke wajah laki-laki tersebut. Tiba-tiba Utsman bertanya kepadanya, "Hai Miqdad, mengapa kamu melakukan hal ini kepadanya?" Al Miqdad menjawab, "Sesungguhnya Rasulullah SAW telah bersabda, 'Apabila kamu mendapatkan orang-orang yang sedang memuji, maka taburilah wajah mereka dengan debu.'" {Muslim 8/228}