2/21/17

Larangan Mengkultuskan dan Memuji Seseorang

عَنْ أَبِي بَكْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ ذُكِرَ عِنْدَهُ رَجُلٌ فَقَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا مِنْ رَجُلٍ بَعْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَفْضَلُ مِنْهُ فِي كَذَا وَكَذَا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيْحَكَ قَطَعْتَ عُنُقَ صَاحِبِكَ مِرَارًا يَقُولُ ذَلِكَ ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ كَانَ أَحَدُكُمْ مَادِحًا أَخَاهُ لَا مَحَالَةَ فَلْيَقُلْ أَحْسِبُ فُلَانًا إِنْ كَانَ يُرَى أَنَّهُ كَذَلِكَ وَلَا أُزَكِّي عَلَى اللَّهِ أَحَدًا
Dari Abu Bakrah RA dari Rasulullah SAW, bahwasanya ada seorang laki-laki di sisi beliau yang
disebut-sebut. Kemudian ada seseorang yang berkata, "Ya Rasulullah, sesungguhnya tidak ada orang yang lebih utama sesudah Rasulullah daripada laki-laki yang disebut-sebut itu." Maka Rasulullah berkata, "Celaka kamu! Sungguh kamu telah memenggal leher temanmu sendiri." Beliau mengucapkan kata itu berulang-ulang. Setelah itu, Rasulullah SAW berkata, "Apabila kamu ingin memuji temanmu tanpa adanya unsur mengada-ada, maka katakanlah, 'Menurut saya si fulan itu demikian dan demikian (jika ia memang benar-benar seperti itu) dan saya tidak akan mengkultuskan seseorang atas Allah.'" {Muslim 8/227-228}