2/6/17

Membunuh Anjing

عن جَابِر بْن عَبْدِ اللَّهِ قال: أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقَتْلِ الْكِلَابِ حَتَّى إِنَّ الْمَرْأَةَ تَقْدَمُ مِنْ الْبَادِيَةِ بِكَلْبِهَا فَنَقْتُلُهُ ثُمَّ نَهَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ قَتْلِهَا وَقَالَ عَلَيْكُمْ بِالْأَسْوَدِ الْبَهِيمِ ذِي النُّقْطَتَيْنِ فَإِنَّهُ شَيْطَانٌ
Dari Jabir bin Abdullah RA, dia berkata, "Rasulullah SAW telah memerintahkan kami untuk
membunuh anjing, hingga ketika ada seorang wanita yang baru datang dari kampung dengan membawa anjingnya, maka anjing tersebut kami bunuh. Setelah itu, Rasulullah SAW melarang kami untuk membunuh anjing seraya berkata, 'Sekarang kalian harus membunuh anjing yang berwarna hitam yang mempunyai dua titik putih, karena itu adalah syetan.'" {Muslim 5/36}