2/23/17

Masalah Agama yang Diajarkan Rasulullah dan Perbedaan antara Urusan Agama dengan Pendapat Beliau dalam Masalah Keduniaan

عَنْ طَلْحَةَ بن عبيد الله قَالَ مَرَرْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقَوْمٍ عَلَى رُءُوسِ النَّخْلِ فَقَالَ مَا يَصْنَعُ هَؤُلَاءِ فَقَالُوا يُلَقِّحُونَهُ يَجْعَلُونَ الذَّكَرَ فِي الْأُنْثَى فَيَلْقَحُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أَظُنُّ يُغْنِي ذَلِكَ شَيْئًا قَالَ فَأُخْبِرُوا بِذَلِكَ فَتَرَكُوهُ فَأُخْبِرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِذَلِكَ فَقَالَ إِنْ كَانَ يَنْفَعُهُمْ ذَلِكَ فَلْيَصْنَعُوهُ فَإِنِّي إِنَّمَا ظَنَنْتُ ظَنًّا فَلَا تُؤَاخِذُونِي بِالظَّنِّ وَلَكِنْ إِذَا حَدَّثْتُكُمْ عَنْ اللَّهِ شَيْئًا فَخُذُوا بِهِ فَإِنِّي لَنْ أَكْذِبَ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
Dari Thalhah bin Ubaidillah RA, dia berkata, "Saya bersama Rasulullah pernah berjalan melewati
orang-orang yang sedang berada di pucuk pohon kurma. Tak lama kemudian beliau bertanya, 'Apa yang dilakukan orang-orang itu? "' Para sahabat menjawab, "Mereka sedang mengawinkan pohon kurma dengan meletakkan benang sari pada putik agar lekas berbuah." Maka Rasulullah pun berkata, "Aku kira perbuatan mereka itu tidak ada gunanya" Thalhah berkata, "Kemudian mereka diberitahukan tentang sabda Rasulullah itu. Lalu mereka tidak lagi mengawinkan pohon kurma." Selang beberapa hari kemudian, Rasulullah diberitahu bahwa pohon kurma yang dahulu dikawinkan itu tidak berbuah lagi. Lalu Rasulullah SAW bersabda, "Jika okulasi {perkawinan} pohon kurma itu berguna bagi mereka, maka hendaklah mereka terus melanjutkannya. Sebenarnya aku hanya berpendapat secara pribadi, oleh karena itu, janganlah menyalahkanku karena adanya pendapat pribadiku. Tetapi, jika aku beritahukan kepada kalian tentang sesuatu dari Allah, maka hendaklah kalian menerimanya. Karena, aku tidak pernah mendustakan Allah." {Muslim 7/95}