2/23/17

Keinginan Untuk Melihat Rasulullah SAW

عن أَبي هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ أَحَادِيثَ مِنْهَا وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ فِي يَدِهِ لَيَأْتِيَنَّ عَلَى أَحَدِكُمْ يَوْمٌ وَلَا يَرَانِي ثُمَّ لَأَنْ يَرَانِي أَحَبُّ إِلَيْهِ مَنْ أَهْلِهِ وَمَالِهِ مَعَهُمْ قَالَ أَبُو إِسْحَقَ الْمَعْنَى فِيهِ عِنْدِي لَأَنْ يَرَانِي مَعَهُمْ أَحَبُّ إِلَيْهِ مِنْ أَهْلِهِ وَمَالِهِ وَهُوَ عِنْدِي مُقَدَّمٌ وَمُؤَخَّرٌ
Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, "Rasulullah SAW telah bersabda, 'Demi Dzat yang jiwa
Muhammad ada di Tangan-Nya, sungguh akan tiba suatu saat di mana seseorang tidak akan melihatku lagi. Kemudian, jika seandainya ia dapat melihatku, maka hal itu lebih ia sukai daripada keluarga dan hartanya.' Abu Ishaq {Ibnu Muhammad bin Sufyan} berkata, "Menurut saya, arti hadits tersebut adalah: 'Sungguh seandainya ia dapat melihatku bersama mereka, maka hal itu lebih ia sukai daripada keluarganya dan hartanya. Namun sayangnya, ia tidak akan dapat melihatku lagi!' Menurutku, ada bagian-bagian kalimat yang didahulukan dan ada juga yang diakhirkan. {Muslim 7/96}