2/21/17

Larangan Untuk Menyuruh Seseorang Berdiri dari Tempat Duduknya dan Ia Menempatinya

عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يُقِيمُ الرَّجُلُ الرَّجُلَ مِنْ مَقْعَدِهِ ثُمَّ يَجْلِسُ فِيهِ وَلَكِنْ تَفَسَّحُوا وَتَوَسَّعُوا. (و في رواية:) قُلْتُ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ قَالَ "فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ وَغَيْرِهَا". و كان ابن عمر إذا قام له رجل عن مجلسه لم يجلس فيه
Dari Ibnu Umar RA dari Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda, "Janganlah seseorang menyuruh
orang lain untuk berdiri dari tempat duduknya, setelah itu ia menempatinya, akan tetapi berlapang dan luaskanlah.' {Dalam suatu riwayat dikatakan}: Saya bertanya, "Apakah itu hanya berlaku di hari Jum'at saja?" Rasulullah menjawab, "Di hari Jum'at dan hari lainnya." Sementara itu, Ibnu Umar tidak akan duduk di tempat orang baru berdiri dari tempat duduknya. {Muslim 7/10}