2/20/17

Larangan Menyambung Rambut Bagi Wanita

عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ قَالَتْ جَاءَتْ امْرَأَةٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِي ابْنَةً عُرَيِّسًا أَصَابَتْهَا حَصْبَةٌ فَتَمَرَّقَ شَعْرُهَا أَفَأَصِلُهُ فَقَالَ لَعَنَ اللَّهُ الْوَاصِلَةَ وَالْمُسْتَوْصِلَةَ
Dari Asma' binti Abu Bakar RA, dia berkata, "Pada suatu hari ada seorang wanita datang kepada
Rasulullah SAW sambil berkata, 'Ya Rasulullah, saya mempunyai seorang anak perempuan yang akan menjadi pengantin. Sayangnya ia terkena penyakit cacar air, hingga rambutnya rontok. Oleh karena itu, bolehkah saya menyambungnya?' Rasulullah SAW menjawab, "Allah akan mengutuk orang yang menyambung rambut dengan rambut lain dan orang yang meminta rambutnya untuk disambung." {Muslim 6/165}