2/6/17

Kaum Wanita Tidak Memperoleh Bagian Harta Rampasan Perang, dan Membunuh Anak-anak dalam Perang

عَنْ يَزِيدَ بْنِ هُرْمُزَ أَنَّ نَجْدَةَ كَتَبَ إِلَى ابْنِ عَبَّاسٍ يَسْأَلُهُ عَنْ خَمْسِ خِلَالٍ فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ لَوْلَا أَنْ أَكْتُمَ عِلْمًا مَا كَتَبْتُ إِلَيْهِ كَتَبَ إِلَيْهِ نَجْدَةُ أَمَّا بَعْدُ فَأَخْبِرْنِي هَلْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَغْزُو بِالنِّسَاءِ وَهَلْ كَانَ يَضْرِبُ لَهُنَّ بِسَهْمٍ وَهَلْ كَانَ يَقْتُلُ الصِّبْيَانَ وَمَتَى يَنْقَضِي يُتْمُ الْيَتِيمِ وَعَنْ الْخُمْسِ لِمَنْ هُوَ فَكَتَبَ إِلَيْهِ ابْنُ عَبَّاسٍ كَتَبْتَ تَسْأَلُنِي هَلْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَغْزُو بِالنِّسَاءِ وَقَدْ كَانَ يَغْزُو بِهِنَّ فَيُدَاوِينَ الْجَرْحَى وَيُحْذَيْنَ مِنْ الْغَنِيمَةِ وَأَمَّا بِسَهْمٍ فَلَمْ يَضْرِبْ لَهُنَّ وَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَكُنْ يَقْتُلُ الصِّبْيَانَ فَلَا تَقْتُلْ الصِّبْيَانَ وَكَتَبْتَ تَسْأَلُنِي مَتَى يَنْقَضِي يُتْمُ الْيَتِيمِ فَلَعَمْرِي إِنَّ الرَّجُلَ لَتَنْبُتُ لِحْيَتُهُ وَإِنَّهُ لَضَعِيفُ الْأَخْذِ لِنَفْسِهِ ضَعِيفُ الْعَطَاءِ مِنْهَا فَإِذَا أَخَذَ لِنَفْسِهِ مِنْ صَالِحِ مَا يَأْخُذُ النَّاسُ فَقَدْ ذَهَبَ عَنْهُ الْيُتْمُ وَكَتَبْتَ تَسْأَلُنِي عَنْ الْخُمْسِ لِمَنْ هُوَ وَإِنَّا كُنَّا نَقُولُ هُوَ لَنَا فَأَبَى عَلَيْنَا قَوْمُنَا ذَاكَ
Dari Yazid bin Hurmuz, bahwa Najdah pernah mengirim surat kepada Ibnu Abbas, yang isinya
menanyakan tentang lima hal. Ibnu Abbas menjawab, "Seandainya saya tidak takut dianggap sebagai orang yang menyembunyikan ilmu, niscaya saya tidak akan membalas suratnya." Kemudian Najdah mengirim surat kepada Ibnu Abbas yang berbunyi: "Amma ba'du; Hai Ibnu Abbas, pertama, jelaskanlah kepada saya, apakah Rasulullah SAW pernah berperang sambil membawa kaum wanita? Kedua, apakah Rasulullah memberikan ghanimah (harta rampasan perang) kepada mereka, kaum wanita yang ikut berperang? Ketiga, apakah Rasulullah pernah membunuh anak-anak? Keempat, kapan seorang anak yatim tidak dianggap sebagai yatim? Kelima, untuk siapa seperlima harta rampasan perang itu?" Setelah itu, Ibnu Abbas RA menjawab surat tersebut, "Kamu mengirim surat kepada saya menanyakan, 'Apakah Rasulullah SAW pernah berperang sambil membawa kaum wanita?, Ya, Rasulullah berperang sambil membawa kaum wanita yang bertugas memberi pengobatan kepada pasukan yang terluka, sedangkan mereka hanya diberi sedikit harta ghanimah. Kemudian, Rasulullah juga tidak pernah membunuh anak-anak dalam perang. Oleh karena itu, janganlah kamu membunuh anak-anak! Kamu juga menanyakan kepadaku tentang kapan berakhirnya masa yatim seorang anak? Sesungguhnya seorang anak laki-laki pasti akan tumbuh jenggotnya. Setelah itu ia akan mengalami suatu masa di mana ia tidak mampu mengambil untuk dirinya sendiri dan juga tidak mampu memberikannya. Apabila seseorang sudah dapat menjaga hartanya dan mengerti segi pengambilan dan pemberian, maka saat itulah masa keyatimannya berakhir. Terakhir kamu menanyakan kepada saya, untuk siapa bagian seperlima harta rampasan perang itu? Apabila saya mengatakan bahwa seperlima harta rampasan perang itu untuk saya, tentu kaum saya tidak akan menerima pendapat itu." {Muslim 5/197}