2/21/17

Bubur Susu Melembutkan Hati Orang Sakit

عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهَا كَانَتْ إِذَا مَاتَ الْمَيِّتُ مِنْ أَهْلِهَا فَاجْتَمَعَ لِذَلِكَ النِّسَاءُ ثُمَّ تَفَرَّقْنَ إِلَّا أَهْلَهَا وَخَاصَّتَهَا أَمَرَتْ بِبُرْمَةٍ مِنْ تَلْبِينَةٍ فَطُبِخَتْ ثُمَّ صُنِعَ ثَرِيدٌ فَصُبَّتْ التَّلْبِينَةُ عَلَيْهَا ثُمَّ قَالَتْ كُلْنَ مِنْهَا فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ التَّلْبِينَةُ مُجِمَّةٌ لِفُؤَادِ الْمَرِيضِ تُذْهِبُ بَعْضَ الْحُزْنِ
Dari Aisyah RA, istri Rasulullah SAW, bahwasanya apabila ada keluarganya yang meninggal dunia,
maka para wanita datang dan berkumpul di situ, kemudian baru mereka pulang, kecuali keluarga dan teman dekatnya. Aisyah menyuruh disiapkan satu mangkuk bubur susu untuk dimasak. Setelah itu dibuatlah roti campur daging. Kemudian bubur susu itu dituangkan di atas roti daging tersebut dan Aisyah berkata, "Makanlah ini, karena saya pernah mendengar Rasulullah bersabda, 'Bubur susu itu dapat melembutkan hati orang yang sakit dan menghilangkan sebagian rasa sedih.'" {Muslim 7/26}