2/3/17

Barang Siapa Membunuh Dirinya dengan Sesuatu, maka di Neraka Dia Akan Disiksa dengan Benda Tersebut

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَتَلَ نَفْسَهُ بِحَدِيدَةٍ فَحَدِيدَتُهُ فِي يَدِهِ يَتَوَجَّأُ بِهَا فِي بَطْنِهِ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيهَا أَبَدًا وَمَنْ شَرِبَ سَمًّا فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَهُوَ يَتَحَسَّاهُ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيهَا أَبَدًا وَمَنْ تَرَدَّى مِنْ جَبَلٍ فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَهُوَ يَتَرَدَّى فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيهَا أَبَدًا
Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Barang siapa membunuh dirinya
dengan besi tajam, maka ia akan menghujami perutnya dengan besi tajam tersebut di neraka jahanam kelak, dan ia akan kekal selama-lamanya di dalam neraka tersebut. Barang siapa membunuh dirinya dengan cara meminum racun, maka ia akan terus meminumnya di neraka jahanam kelak untuk selama-lamanya. Barang siapa membunuh dirinya dengan cara menjatuhkan diri dari puncak bukit, maka di neraka jahanam kelak ia akan terus menjatuhkan dirinya (dari puncak bukit) untuk selama-lamanya.'" {Muslim: 1/72}
عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ السَّاعِدِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْتَقَى هُوَ وَالْمُشْرِكُونَ فَاقْتَتَلُوا فَلَمَّا مَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى عَسْكَرِهِ وَمَالَ الْآخَرُونَ إِلَى عَسْكَرِهِمْ وَفِي أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلٌ لَا يَدَعُ لَهُمْ شَاذَّةً إِلَّا اتَّبَعَهَا يَضْرِبُهَا بِسَيْفِهِ فَقَالُوا مَا أَجْزَأَ مِنَّا الْيَوْمَ أَحَدٌ كَمَا أَجْزَأَ فُلَانٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَا إِنَّهُ مِنْ أَهْلِ النَّارِ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ الْقَوْمِ أَنَا صَاحِبُهُ أَبَدًا قَالَ فَخَرَجَ مَعَهُ كُلَّمَا وَقَفَ وَقَفَ مَعَهُ وَإِذَا أَسْرَعَ أَسْرَعَ مَعَهُ قَالَ فَجُرِحَ الرَّجُلُ جُرْحًا شَدِيدًا فَاسْتَعْجَلَ الْمَوْتَ فَوَضَعَ نَصْلَ سَيْفِهِ بِالْأَرْضِ وَذُبَابَهُ بَيْنَ ثَدْيَيْهِ ثُمَّ تَحَامَلَ عَلَى سَيْفِهِ فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَخَرَجَ الرَّجُلُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَشْهَدُ أَنَّكَ رَسُولُ اللَّهِ قَالَ وَمَا ذَاكَ قَالَ الرَّجُلُ الَّذِي ذَكَرْتَ آنِفًا أَنَّهُ مِنْ أَهْلِ النَّارِ فَأَعْظَمَ النَّاسُ ذَلِكَ فَقُلْتُ أَنَا لَكُمْ بِهِ فَخَرَجْتُ فِي طَلَبِهِ حَتَّى جُرِحَ جُرْحًا شَدِيدًا فَاسْتَعْجَلَ الْمَوْتَ فَوَضَعَ نَصْلَ سَيْفِهِ بِالْأَرْضِ وَذُبَابَهُ بَيْنَ ثَدْيَيْهِ ثُمَّ تَحَامَلَ عَلَيْهِ فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَ ذَلِكَ إِنَّ الرَّجُلَ لِيَعْمَلُ عَمَلَ أَهْلِ الْجَنَّةِ فِيمَا يَبْدُو لِلنَّاسِ وَهُوَ مِنْ أَهْلِ النَّارِ وَإِنَّ الرَّجُلَ لِيَعْمَلُ عَمَلَ أَهْلِ النَّارِ فِيمَا يَبْدُو لِلنَّاسِ وَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ
Dari Sahal bin Sa'ad As-Sa'idi RA, bahwa Rasulullah SAW pernah berhadap-hadapan (untuk berperang) dengan kaum musyrikin. Akhirnya terjadilah pertempuran antara kedua pasukan tersebut. Setelah itu Rasulullah SAW dan para sahabat kembali ke baraknya, dan yang lainnya juga kembali ke baraknya masing-masing. Di antara para sahabat Rasulullah SAW ada seorang lelaki yang gagah berani dalam peperangan. Ia tidak segan-segan menghajar musuhnya dengan pedangnya yang tajam, hingga para sahabat mengatakan, "Tidak ada seorang pun di antara kita pada hari ini sebaik si fulan." Lalu Rasulullah SAW bersabda. "Sepertinya lelaki ini termasuk golongan ahli neraka." Kemudian, ada seorang lelaki yang berkata, "Saya akan mengamatinya setiap saat untuk mengetahui mengapa ia termasuk golongan ahli neraka?" Akhirnya ia selalu mengikuti dan mengamati ke mana saja lelaki tersebut pergi. Apabila lelaki itu berhenti di suatu tempat, maka ia pun ikut berhenti di situ. Apabila lelaki itu maju ke medan perang, maka ia pun ikut bersamanya. Dia berkata, "Pada suatu ketika ia terluka parah, lalu mempercepat kematiannya. Dia menancapkan gagang pedangnya di tanah dan ujungnya di antara kedua dadanya, kemudian ia menusukkan dan membunuh dirinya." Lalu lelaki yang selalu mengamatinya itu datang menemui Rasulullah seraya berkata, "Saya bersaksi bahwa engkau memang benar-benar utusan Allah." Rasulullah bertanya, "Ada apa denganmu'? Lelaki itu menjawab, "Benar apa yang engkau terangkan, bahwa lelaki yang gagah berani itu memang termasuk ahli neraka." Para sahabat merasa terperangah. Saya berkata, "Saya akan menceritakannya kepada kalian tentang dirinya, 'Saya keluar mencarinya dan saya dapatkan dia dalam keadaan terluka parah. lalu dia mempercepat kematiannya. Dia menancapkan gagang pedangnya di tanah dan ujungnya di antara kedua dadanya, lalu menusukkannya dan membunuh dirinya sendiri." Disaat itu Rasulullah SAW bersabda. "Ada orang yang menurut pandangan orang lain telah melakukan amal perbuatan penduduk surga, tetapi ia sendiri termasuk golongan penduduk neraka. Sebaliknya, ada orang yang menurut pandangan orang lain telah melakukan amal perbuatan penduduk neraka, sedangkan ia termasuk golongan penduduk surga." {Muslim: 1/74}