2/6/17

Baiat untuk Patuh dan Taat Kecuali Jika Melihat Kekufuran yang Nyata

عَنْ جُنَادَةَ بْنِ أَبِي أُمَيَّةَ قَالَ دَخَلْنَا عَلَى عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ وَهُوَ مَرِيضٌ فَقُلْنَا حَدِّثْنَا أَصْلَحَكَ اللَّهُ بِحَدِيثٍ يَنْفَعُ اللَّهُ بِهِ سَمِعْتَهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ دَعَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَبَايَعْنَاهُ فَكَانَ فِيمَا أَخَذَ عَلَيْنَا أَنْ بَايَعَنَا عَلَى السَّمْعِ وَالطَّاعَةِ فِي مَنْشَطِنَا وَمَكْرَهِنَا وَعُسْرِنَا وَيُسْرِنَا وَأَثَرَةٍ عَلَيْنَا وَأَنْ لَا نُنَازِعَ الْأَمْرَ أَهْلَهُ قَالَ إِلَّا أَنْ تَرَوْا كُفْرًا بَوَاحًا عِنْدَكُمْ مِنْ اللَّهِ فِيهِ بُرْهَانٌ
Dari Junadah bin Abu Umayyah, dia berkata, "Pada suatu hari kami pernah menjenguk Ubadah bin
Shamit yang sedang sakit. Lalu kami bertanya kepadanya, "Hai Ubadah, ceritakanlah kepada kami suatu hadits yang pernah kamu dengar dari Rasulullah SAW. Mudah-mudahan Allah akan memberikan manfaat dan kebajikan kepadamu." Lalu Ubadah bin Shamit mulai bercerita, "Rasulullah memanggil kami. Kemudian kami pun membaiat beliau. Di antara yang beliau tekankan kepada kami ialah supaya kami bersumpah untuk selalu tunduk dan taat dalam keadaan suka maupun duka, dalam keadaan kesulitan ataupun kemudahan, bahkan dalam keadaan yang harus mengalahkan kepentingan kami sekalipun. Selain itu, ditekankan juga kepada kami agar tidak mempersoalkan suatu perkara yang telah berada di tangan ahlinya. Selanjutnya beliau bersabda, "Kecuali jika kamu melihat kekufuran yang jelas-jelas berada di sampingmu dan mengabaikan kepentingan Allah" {Muslim 6/17}