1/16/17

Tidur Dalam Posisi Duduk Tidak Membatalkan Wudhu

عَنْ أَنَسٍ قَالَ أُقِيمَتْ الصَّلَاةُ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَجِيٌّ لِرَجُلٍ (وَفِي حَدِيثِ عَبْدِ الْوَارِثِ وَنَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُنَاجِي الرَّجُل)َ فَمَا قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ حَتَّى نَامَ الْقَوْمُ.( وَفِي حَدِيثِ شُعْبَةَ فَلَمْ يَزَلْ يُنَاجِيهِ حَتَّى نَامَ الصَّحَابَةُ, ثُمَّ جَاءَ فَصَلَّى بِهِمْ)
Dari Anas RA, dia berkata, "Suatu ketika qamat shalat telah dikumandangkan sedang Rasulullah
SAW masih berbicara dengan seseorang (menurut hadits Abdul Warits, Sedangkan Nabi SAW masih berbicara dengan seseorang), kemudian beliau tidak segera melaksanakan shalat, sehingga para sahabat tertidur (sambil duduk). (Menurut hadits Syu'bah, Kemudian beliau masih terus berbicara dengan orang tersebut sehingga para sahabat tertidur -sambil duduk- lalu beliau datang kemudian shalat mengimami mereka)."{Muslim 1/195-196}