1/16/17

Berwudhu karena Makan Daging Unta

عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَأَتَوَضَّأُ مِنْ لُحُومِ الْغَنَمِ قَالَ إِنْ شِئْتَ فَتَوَضَّأْ وَإِنْ شِئْتَ فَلَا تَوَضَّأْ قَالَ أَتَوَضَّأُ مِنْ لُحُومِ الْإِبِلِ قَالَ نَعَمْ فَتَوَضَّأْ مِنْ لُحُومِ الْإِبِلِ قَالَ أُصَلِّي فِي مَرَابِضِ الْغَنَمِ قَالَ نَعَمْ قَالَ أُصَلِّي فِي مَبَارِكِ الْإِبِلِ قَالَ لَا
Dari Jabir bin Samurah RA, bahwasanya ada seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah SAW,
"Apakah saya harus berwudhu setelah makan daging kambing?" Beliau menjawab, "Kalau kamu mau berwudhulah, dan jika tidak maka tidak usah berwudhu." Orang itu bertanya lagi, "Apakah saya harus berwudhu setelah makan daging unta?" Beliau menjawab, "Ya, berwudhulah setelah makan daging unta." Orang itu bertanya lagi, "Bolehkah saya shalat di tempat kambing?" Nabi menjawab, "Boleh." Orang itu bertanya lagi, "Bolehkah saya shalat di tempat berkumpulnya unta?" Beliau menjawab, "Jangan." {Muslim 1/189}