1/17/17

Shalat Sunah di Masjid

عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ قَالَ احْتَجَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حُجَيْرَةً بِخَصَفَةٍ أَوْ حَصِيرٍ فَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي فِيهَا قَالَ فَتَتَبَّعَ إِلَيْهِ رِجَالٌ وَجَاءُوا يُصَلُّونَ بِصَلَاتِهِ قَالَ ثُمَّ جَاءُوا لَيْلَةً فَحَضَرُوا وَأَبْطَأَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْهُمْ قَالَ فَلَمْ يَخْرُجْ إِلَيْهِمْ فَرَفَعُوا أَصْوَاتَهُمْ وَحَصَبُوا الْبَابَ فَخَرَجَ إِلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُغْضَبًا فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا زَالَ بِكُمْ صَنِيعُكُمْ حَتَّى ظَنَنْتُ أَنَّهُ سَيُكْتَبُ عَلَيْكُمْ فَعَلَيْكُمْ بِالصَّلَاةِ فِي بُيُوتِكُمْ فَإِنَّ خَيْرَ صَلَاةِ الْمَرْءِ فِي بَيْتِهِ إِلَّا الصَّلَاةَ الْمَكْتُوبَةَ. و في رواية: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اتَّخَذَ حُجْرَةً فِي الْمَسْجِدِ مِنْ حَصِيرٍ
Dari Zaid bin Tsabit RA, dia berkata, "Rasulullah SAW pernah membuat bilik kecil dari daun kurma
atau tikar, lalu beliau tempati untuk shalat sunah." Maka orang-orang mengikuti Rasulullah SAW dan mereka datang untuk shalat sebagaimana beliau. Kemudian mereka datang pada malam hari, namun Rasulullah SAW lama tidak keluar mendatangi mereka, lalu mereka mengeraskan suara dan memukul-mukul pintu. Kemudian Rasulullah SAW keluar mendatangi mereka dengan marah, lalu beliau bersabda, "Kalian selalu berbuat seperti ini (di masjid) sehingga aku khawatir kalau shalat yang kalian lakukan ini akan di wajibkan kepada kalian. Lakukanlah shalat di rumahmu masing-masing, karena sebaik-baik shalat seseorang adalah di rumah kalian, kecuali shalat fardhu" Menurut riwayat lain, (Bahwasanya Nabi SAW membuat bilik (kamar) di masjid dari tikar). {Muslim 2/188}