1/21/17

Resepsi Pernikahan

عن أَنَس بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ مَا أَوْلَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى امْرَأَةٍ مِنْ نِسَائِهِ أَكْثَرَ أَوْ أَفْضَلَ مِمَّا أَوْلَمَ عَلَى زَيْنَبَ فَقَالَ ثَابِتٌ الْبُنَانِيُّ بِمَا أَوْلَمَ قَالَ أَطْعَمَهُمْ خُبْزًا وَلَحْمًا حَتَّى تَرَكُوهُ
Dari Anas bin Malik RA, dia berkata, "Rasulullah SAW tidak mengadakan resepsi pernikahan
dengan seorangpun dari para istrinya yang lebih meriah dan lebih enak jamuannya dari pada resepsi pernikahan beliau dengan Zainab." Tsabit Al Bunani bertanya, "Apa jamuannya?" Anas menjawab, "Beliau menghidangkan roti dan daging sampai tidak habis dimakan." {Muslim 4/149}
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ تَزَوَّجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَدَخَلَ بِأَهْلِهِ قَالَ فَصَنَعَتْ أُمِّي أُمُّ سُلَيْمٍ حَيْسًا فَجَعَلَتْهُ فِي تَوْرٍ فَقَالَتْ يَا أَنَسُ اذْهَبْ بِهَذَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْ بَعَثَتْ بِهَذَا إِلَيْكَ أُمِّي وَهِيَ تُقْرِئُكَ السَّلَامَ وَتَقُولُ إِنَّ هَذَا لَكَ مِنَّا قَلِيلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَذَهَبْتُ بِهَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ إِنَّ أُمِّي تُقْرِئُكَ السَّلَامَ وَتَقُولُ إِنَّ هَذَا لَكَ مِنَّا قَلِيلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ ضَعْهُ ثُمَّ قَالَ اذْهَبْ فَادْعُ لِي فُلَانًا وَفُلَانًا وَفُلَانًا وَمَنْ لَقِيتَ وَسَمَّى رِجَالًا قَالَ فَدَعَوْتُ مَنْ سَمَّى وَمَنْ لَقِيتُ قَالَ قُلْتُ لِأَنَسٍ عَدَدَ كَمْ كَانُوا قَالَ زُهَاءَ ثَلَاثِ مِائَةٍ وَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا أَنَسُ هَاتِ التَّوْرَ قَالَ فَدَخَلُوا حَتَّى امْتَلَأَتْ الصُّفَّةُ وَالْحُجْرَةُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيَتَحَلَّقْ عَشَرَةٌ عَشَرَةٌ وَلْيَأْكُلْ كُلُّ إِنْسَانٍ مِمَّا يَلِيهِ قَالَ فَأَكَلُوا حَتَّى شَبِعُوا قَالَ فَخَرَجَتْ طَائِفَةٌ وَدَخَلَتْ طَائِفَةٌ حَتَّى أَكَلُوا كُلُّهُمْ فَقَالَ لِي يَا أَنَسُ ارْفَعْ قَالَ فَرَفَعْتُ فَمَا أَدْرِي حِينَ وَضَعْتُ كَانَ أَكْثَرَ أَمْ حِينَ رَفَعْتُ قَالَ وَجَلَسَ طَوَائِفُ مِنْهُمْ يَتَحَدَّثُونَ فِي بَيْتِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَالِسٌ وَزَوْجَتُهُ مُوَلِّيَةٌ وَجْهَهَا إِلَى الْحَائِطِ فَثَقُلُوا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَلَّمَ عَلَى نِسَائِهِ ثُمَّ رَجَعَ فَلَمَّا رَأَوْا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ رَجَعَ ظَنُّوا أَنَّهُمْ قَدْ ثَقُلُوا عَلَيْهِ قَالَ فَابْتَدَرُوا الْبَابَ فَخَرَجُوا كُلُّهُمْ وَجَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى أَرْخَى السِّتْرَ وَدَخَلَ وَأَنَا جَالِسٌ فِي الْحُجْرَةِ فَلَمْ يَلْبَثْ إِلَّا يَسِيرًا حَتَّى خَرَجَ عَلَيَّ وَأُنْزِلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ فَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَرَأَهُنَّ عَلَى النَّاسِ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَدْخُلُوا بُيُوتَ النَّبِيِّ إِلَّا أَنْ يُؤْذَنَ لَكُمْ إِلَى طَعَامٍ غَيْرَ نَاظِرِينَ إِنَاهُ وَلَكِنْ إِذَا دُعِيتُمْ فَادْخُلُوا فَإِذَا طَعِمْتُمْ فَانْتَشِرُوا وَلَا مُسْتَأْنِسِينَ لِحَدِيثٍ إِنَّ ذَلِكُمْ كَانَ يُؤْذِي النَّبِيَّ إِلَى آخِرِ الْآيَةِ قَالَ الْجَعْدُ قَالَ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ أَنَا أَحْدَثُ النَّاسِ عَهْدًا بِهَذِهِ الْآيَاتِ وَحُجِبْنَ نِسَاءُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Dari Anas bin Malik RA, dia berkata, "Pada saat Rasulullah SAW menikah, beliau lalu mendatangi keluarganya, maka ibuku (yang bernama) Ummu Sulaim membuat kue lalu menaruhnya di sebuah wadah. Lalu ibuku berkata, 'Hai Anas! Bawalah kue ini kepada Rasulullah SAW, lalu katakan padanya, "Ibuku mengirimkan kue ini kepada engkau! Dan dia juga mengirimkan salam kepada engkau.'" Ibu melanjutkan, "Kami sengaja membuat kue ini untuk engkau, namun hanya sedikit wahai Rasulullah!'". Kata Anas, "Lalu aku pergi membawa kue itu kepada Rasulullah SAW, kemudian aku katakan padanya, 'Ibuku mengirimkan salam kepada engkau. Kue ini sengaja kami buat untuk engkau, namun hanya sedikit.' Rasulullah SAW menjawab, 'Taruhlah kue itu!.' Beliau lalu berkata, 'Pergilah kamu dan undanglah kemari si fulan dan si fulan, serta orang yang kamu temui.' Beliau menyebutkan beberapa nama." Kata Anas, "Lalu aku mengundang orang-orang yang beliau sebutkan dan orang-orang yang aku temui."' Kata perawi, "Aku tanyakan kepada Anas, 'Berapa orang yang diundang?' Jawab Anas, 'Sekitar 300 orang.'" Rasulullah berkata kepadaku, "Hai Anas! Bawalah kemari kue tadi!" Kata Anas, "Para tamu pun masuk sehingga teras dan ruangan dalam terisi penuh. Lalu Rasulullah SAW berkata, 'Buatlah kelompok masing-masing (jumlahnya) sepuluh orang dan setiap orang hendaklah memakan makanan yang ada didekatnya.''" Kata Anas, "Merekapun makan sampai kenyang." Kata Anas, "Setelah itu berduyun-duyun mereka keluar, lalu kelompok lain masuk sehingga mereka semua makan. Rasulullah SAW berkata kepadaku, 'Hai Anas! Angkatlah sisa hidangan itu.'" Anas berkata, "Kemudian aku mengangkat sisa hidangan itu, dan aku tidak tahu apakah hidangan tersebut menjadi lebih banyak ketika aku menyuguhkannya ataukah ketika aku mengangkatnya?" Kata Anas. "Beberapa kelompok tamu masih duduk sambil bercakap-cakap di rumah Rasulullah SAW, sedangkan ketika itu beliau sedang duduk dan istrinya memalingkan wajahnya ke arah dinding, karena sikap para tamu tersebut mengganggu Rasulullah SAW. Kemudian beliau keluar menuju rumah para istri beliau yang lain dengan memberi ucapan salam, lalu beliau kembali lagi. Ketika para tamu itu melihat beliau telah kembali, mereka baru mengerti bahwa sikap mereka itu menyusahkan Rasulullah SAW." Kata Anas, "Lalu mereka segera menuju ke pintu, dan keluar semuanya." Kemudian beliau masuk dan menutup tabir, dan aku masuk lalu duduk di dalam ruangan. Tidak seberapa lama Rasululah SAW keluar menemuiku, dan ketika itu turun ayat yang artinya, " Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu masuk ke rumah-rumah Nabi kecuali kamu telah dipersilahkan masuk untuk makan tanpa menunggu lama terhidangkannya makanan. Namun jika kamu diundang maka masuklah, dan apabila kamu selesai makan maka keluarlah tanpa memperpanjang percakapan, karena hal itu sungguh mengganggu Nabi ...sampai akhir ayat." (QS. Al Ahzaab:(33) 53) Kata Al Ja'd, "Anas mengatakan, 'Aku adalah orang yang paling awal dibacakan ayat tersebut oleh Nabi maka telah turun ayat hijab bagi istri Nabi SAW."' {Muslim 4/150-151}