1/25/17

Perempuan yang Dithalak Tiga Tidak Berhak Mendapatkan Nafkah

عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ قَيْسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْمُطَلَّقَةِ ثَلَاثًا قَالَ لَيْسَ لَهَا سُكْنَى وَلَا نَفَقَةٌ
Dari Fatimah binti Qais RA, dari Nabi SAW, tentang wanita yang dithalak tiga kali, beliau bersabda,
"Perempuan tersebut tidak berhak mendapat tempat tinggal dan nafkah.'" {Muslim 4/198}
عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْ مَا لِفَاطِمَةَ خَيْرٌ أَنْ تَذْكُرَ هَذَا قَالَ تَعْنِي قَوْلَهَا لَا سُكْنَى وَلَا نَفَقَةَ
Dari Aisyah RA, dia berkata, "Fatimah tidak mendapat kebaikan dalam menyebutkan hal ini, maksudnya adalah ucapan Fatimah, 'Perempuan yang dithalak tiga tidak berhak mendapatkan tempat tinggal dan nafkah.'" {Muslim 4/200}
عَنْ أَبِي إِسْحَقَ قَالَ كُنْتُ مَعَ الْأَسْوَدِ بْنِ يَزِيدَ جَالِسًا فِي الْمَسْجِدِ الْأَعْظَمِ وَمَعَنَا الشَّعْبِيُّ فَحَدَّثَ الشَّعْبِيُّ بِحَدِيثِ فَاطِمَةَ بِنْتِ قَيْسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَجْعَلْ لَهَا سُكْنَى وَلَا نَفَقَةً ثُمَّ أَخَذَ الْأَسْوَدُ كَفًّا مِنْ حَصًى فَحَصَبَهُ بِهِ فَقَالَ وَيْلَكَ تُحَدِّثُ بِمِثْلِ هَذَا قَالَ عُمَرُ لَا نَتْرُكُ كِتَابَ اللَّهِ وَسُنَّةَ نَبِيِّنَا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِقَوْلِ امْرَأَةٍ لَا نَدْرِي لَعَلَّهَا حَفِظَتْ أَوْ نَسِيَتْ لَهَا السُّكْنَى وَالنَّفَقَةُ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَا تُخْرِجُوهُنَّ مِنْ بُيُوتِهِنَّ وَلَا يَخْرُجْنَ إِلَّا أَنْ يَأْتِينَ بِفَاحِشَةٍ مُبَيِّنَةٍ
Dari Abu Ishaq, dia berkata, "Aku pernah duduk bersama Al Aswad bin Yazid di masjid yang paling mulia, dan Asy-Sya'bi juga bersama kami, lalu As-Sya'bi menceritakan ucapan Fatimah binti Qais, bahwa Rasululah SAW memutuskan dia (Fatimah bin Qais yang dithalak tiga) tidak mendapat tempat tinggal dan nafkah. Kemudian Al Aswad mengambil segenggam kerikil, lalu dia lemparkan ke Asy-Sya'bi, kemudian dikatakan, 'Celakalah kamu! Mengapa kamu ucapkan hal seperti ini?' Umar RA berkata, 'Janganlah kita meninggalkan kitab Allah dan ajaran Nabi kita hanya karena ucapan seorang perempuan! Kita tidak tahu mungkin Fatimah binti Qais itu hafal atau lupa dengan sabda Nabi. bahwa dia mendapatkan tempat tinggal dan nafkah. karena Allah SAW berfirman, 'Janganlah kamu mengeluarkan istri-istrimu yang kamu ceraikan itu dari rumah-rumah mereka, dan janganlah mereka keluar dari rumah-rumah itu kecuali jika mereka nyata berbuat keji".'" (Qs. Ath-Thalaaq(65): 1) {Muslim 4/198}