1/25/17

Istri Boleh Menginfakkan Sebagian Harta Suaminya Untuk Keluarga Suaminya

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ جَاءَتْ هِنْدٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَاللَّهِ مَا كَانَ عَلَى ظَهْرِ الْأَرْضِ أَهْلُ خِبَاءٍ أَحَبَّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ يُذِلَّهُمْ اللَّهُ مِنْ أَهْلِ خِبَائِكَ وَمَا عَلَى ظَهْرِ الْأَرْضِ أَهْلُ خِبَاءٍ أَحَبَّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ يُعِزَّهُمْ اللَّهُ مِنْ أَهْلِ خِبَائِكَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَيْضًا وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ ثُمَّ قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أَبَا سُفْيَانَ رَجُلٌ مُمْسِكٌ فَهَلْ عَلَيَّ حَرَجٌ أَنْ أُنْفِقَ عَلَى عِيَالِهِ مِنْ مَالِهِ بِغَيْرِ إِذْنِهِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا حَرَجَ عَلَيْكِ أَنْ تُنْفِقِي عَلَيْهِمْ بِالْمَعْرُوفِ
Dari Aisyah RA, dia berkata, "Hindun pernah mendatangi Nabi SAW, lalu berkata. 'Ya Rasulullah!
Demi Allah! Dulu sebelum saya masuk Islam, di muka bumi ini tidak ada keluarga yang paling membuat saya senang jika mereka dihinakan oleh Allah daripada keluarga engkau, dan sekarang di muka bumi ini tidak ada keluarga yang paling membuat saya senang jika mereka dimuliakan oleh Allah daripada keluarga engkau.' Lalu Nabi SAW berkata, "Demi Allah yang jiwaku ada di tangan-Nya!' Kemudian Hindun bertanya, 'Ya Rasulullah! Sesungguhnya Abu Sufyan adalah laki-laki kikir, apakah berdosa jika aku menginfakkan sebagian harta Abu Sufyan untuk keluarganya tanpa seizinnya?' Nabi SAW menjawab, 'Tidak apa-apa kamu infakkan sebagian hartanya untuk mereka dengan cara yang baik"' {Muslim 5/130}