1/19/17

Pahala Haji dan Umrah

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةُ
Dari Abu Hurairah RA, bahwasanya Rasulullah SAW pernah bersabda, "Umrah yang satu sampai
umrah berikutnya adalah penghapus dosa antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada balasannya (yang pantas) kecuali surga." {Muslim 4/107}
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَتَى هَذَا الْبَيْتَ فَلَمْ يَرْفُثْ وَلَمْ يَفْسُقْ رَجَعَ كَمَا وَلَدَتْهُ أُمُّهُ
Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Barang siapa menunaikan ibadah haji ke Baitullah tanpa berkata keji, tanpa bersetubuh dan tanpa berbuat kefasikan (selama ihram), maka dia pulang (tanpa dosa) seperti baru dilahirkan oleh ibunya'" {Muslim 4/107}