1/12/17

Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam Shalat Bersama Para Nabi 'Alaihissalam

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَقَدْ رَأَيْتُنِي فِي الْحِجْرِ وَقُرَيْشٌ تَسْأَلُنِي عَنْ مَسْرَايَ فَسَأَلَتْنِي عَنْ أَشْيَاءَ مِنْ بَيْتِ الْمَقْدِسِ لَمْ أُثْبِتْهَا فَكُرِبْتُ كُرْبَةً مَا كُرِبْتُ مِثْلَهُ قَطُّ قَالَ فَرَفَعَهُ اللَّهُ لِي أَنْظُرُ إِلَيْهِ مَا يَسْأَلُونِي عَنْ شَيْءٍ إِلَّا أَنْبَأْتُهُمْ بِهِ وَقَدْ رَأَيْتُنِي فِي جَمَاعَةٍ مِنْ الْأَنْبِيَاءِ فَإِذَا مُوسَى قَائِمٌ يُصَلِّي فَإِذَا رَجُلٌ ضَرْبٌ جَعْدٌ كَأَنَّهُ مِنْ رِجَالِ شَنُوءَةَ وَإِذَا عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ عَلَيْهِ السَّلَام قَائِمٌ يُصَلِّي أَقْرَبُ النَّاسِ بِهِ شَبَهًا عُرْوَةُ بْنُ مَسْعُودٍ الثَّقَفِيُّ وَإِذَا إِبْرَاهِيمُ عَلَيْهِ السَّلَام قَائِمٌ يُصَلِّي أَشْبَهُ النَّاسِ بِهِ صَاحِبُكُمْ يَعْنِي نَفْسَهُ فَحَانَتْ الصَّلَاةُ فَأَمَمْتُهُمْ فَلَمَّا فَرَغْتُ مِنْ الصَّلَاةِ قَالَ قَائِلٌ يَا مُحَمَّدُ هَذَا مَالِكٌ صَاحِبُ النَّارِ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ فَالْتَفَتُّ إِلَيْهِ فَبَدَأَنِي بِالسَّلَامِ

Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, "Rasulullah bersabda, 'Sungguh aku pernah berada di dekat Hijr Ismail dan orang-orang Quraisy bertanya kepadaku tentang (perjalanan) israku. Mereka bertanya kepadaku tentang hal-hal yang berkaitan dengan Baitul Maqdis yang aku tidak mengetahuinya secara pasti, tiba-tiba aku merasa bingung yang tidak pernah aku rasakan. Nabi SAW berkata, "Maka Allah mengangkat Baitul Maqdis ke dekatku lalu aku melihatnya. (Hingga) Tidak ada pertanyaan yang mereka lontarkan kepadaku kecuali aku dapat menjawabnya." Sungguh aku pernah berada di jamaah para Nabi. Tiba-tiba di situ ada Musa AS berdiri melakukan shalat. Dia adalah seorang laki-laki yang berperawakan tinggi langsing dan berambut keriting sepertinya dia dari kaum Syanuah. Di situ terdapat pula Isa bin Maryam berdiri melakukan shalat, dan orang yang paling mirip dengannya adalah 'Urwah bin Mas'ud Ats-Tsaqafi. Ada pula Ibrahim AS berdiri melakukan shalat. Orang yang paling mirip dengannya adalah teman kalian (yakni diri Rasulullah SAW sendiri). Kemudian tibalah waktu shalat, lalu aku menjadi imam mereka. Tatkala aku selesai shalat, seseorang berkata kepadaku, "Hai Muhammad! Ini adalah malaikat Malik, penjaga neraka, maka ucapkan salam kepadanya." Lalu aku menoleh kepadanya kemudian dia mendahuluiku mengucapkan salam." {Muslim 1/108-109}