1/19/17

Mencabut Ketentuan Tahallul dengan Perintah untuk Menyempurnakan Haji dan Umrah

عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَدِمْتُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ مُنِيخٌ بِالْبَطْحَاءِ فَقَالَ بِمَ أَهْلَلْتَ قَالَ قُلْتُ أَهْلَلْتُ بِإِهْلَالِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ هَلْ سُقْتَ مِنْ هَدْيٍ قُلْتُ لَا قَالَ فَطُفْ بِالْبَيْتِ وَبِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ ثُمَّ حِلَّ فَطُفْتُ بِالْبَيْتِ وَبِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ ثُمَّ أَتَيْتُ امْرَأَةً مِنْ قَوْمِي فَمَشَطَتْنِي وَغَسَلَتْ رَأْسِي فَكُنْتُ أُفْتِي النَّاسَ بِذَلِكَ فِي إِمَارَةِ أَبِي بَكْرٍ وَإِمَارَةِ عُمَرَ فَإِنِّي لَقَائِمٌ بِالْمَوْسِمِ إِذْ جَاءَنِي رَجُلٌ فَقَالَ إِنَّكَ لَا تَدْرِي مَا أَحْدَثَ أَمِيرُ الْمُؤْمِنِينَ فِي شَأْنِ النُّسُكِ فَقُلْتُ أَيُّهَا النَّاسُ مَنْ كُنَّا أَفْتَيْنَاهُ بِشَيْءٍ فَلْيَتَّئِدْ فَهَذَا أَمِيرُ الْمُؤْمِنِينَ قَادِمٌ عَلَيْكُمْ فَبِهِ فَأْتَمُّوا فَلَمَّا قَدِمَ قُلْتُ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ مَا هَذَا الَّذِي أَحْدَثْتَ فِي شَأْنِ النُّسُكِ قَالَ إِنْ نَأْخُذْ بِكِتَابِ اللَّهِ فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ قَالَ وَأَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلَّهِ وَإِنْ نَأْخُذْ بِسُنَّةِ نَبِيِّنَا عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَام فَإِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَحِلَّ حَتَّى نَحَرَ الْهَدْيَ
Dari Abu Musa RA, dia berkata, "Aku pernah mendatangi Rasulullah SAW ketika beliau
menambatkan kendaraannya di Bath-ha. Beliau bertanya, 'Kamu berniat ihram apa? Aku menjawab, 'Aku berniat seperti ihram Nabi SAW.' Beliau bertanya lagi, 'Apakah kamu membawa hewan kurban? Aku menjawab, 'Tidak.' Beliau bersabda, 'Thawaflah di Baitullah, lalu lakukan Sa'i antara Shafa dan Marwah, kemudian bertahalhtlah. Akupun kemudian melakukan thawaf di Baitullah dan Sa'i antara Shafa dan Marwah, setelah itu aku mendatangi seorang perempuan kaumku, lalu dia menyisir rambutku dan mencuci kepalaku. Demikian itu aku fatwakan kepada orang banyak pada masa pemerintahan Abu Bakar RA dan Umar RA ketika aku menjalani haji. tiba-tiba ada seseorang datang kepadaku seraya berkata, "Kamu tidak tahu ketentuan dalam ibadah haji yang telah dibuat oleh Amirul Mukminin?' Maka aku umumkan kepada orang banyak. 'Saudara-saudara! Barang siapa menerima fatwa dariku maka jangan dilaksanakan! karena Amirul Mukminin telah membuat ketentuan dalam berhaji. maka ikutilah dan sempurnakanlah!' Setelah Amirul Mukminin datang, aku tanyakan, 'Wahai Amirul Mukminin! Apa ketentuan yang telah engkau buat dalam ibadah haji?' Dia menjawab, 'Jika kita berpedoman dengan kitab Allah, sesungguhnya Allah telah berfirman, "Sempurnakanlah haji dan umrah karena Allah." Apabila kita berpedoman kepada ajaran Nabi kita, Muhammad SAW, sesungguhnya Nabi SAW tidak bertahallul sebelum beliau menyembelih kurban.'" {Muslim 4/45}
عَنْ أَبِي ذَرٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كَانَتْ الْمُتْعَةُ فِي الْحَجِّ لِأَصْحَابِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَاصَّةً
Dari Abu Dzarr RA, dia berkata, "Haji Tamattu' itu khusus bagi para sahabat Nabi Muhammad SAW. " {Muslim 4/46}