1/16/17

Mandi Junub Sendirian dengan Menggunakan Tutup

حَدَّثَنَا أَبُو هُرَيْرَةَ عَنْ مُحَمَّدٍ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ (فَذَكَرَ أَحَادِيثَ مِنْهَا) وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَتْ بَنُو إِسْرَائِيلَ يَغْتَسِلُونَ عُرَاةً يَنْظُرُ بَعْضُهُمْ إِلَى سَوْأَةِ بَعْضٍ وَكَانَ مُوسَى عَلَيْهِ السَّلَام يَغْتَسِلُ وَحْدَهُ فَقَالُوا وَاللَّهِ مَا يَمْنَعُ مُوسَى أَنْ يَغْتَسِلَ مَعَنَا إِلَّا أَنَّهُ آدَرُ قَالَ فَذَهَبَ مَرَّةً يَغْتَسِلُ فَوَضَعَ ثَوْبَهُ عَلَى حَجَرٍ فَفَرَّ الْحَجَرُ بِثَوْبِهِ قَالَ فَجَمَحَ مُوسَى بِإِثْرِهِ يَقُولُ ثَوْبِي حَجَرُ ثَوْبِي حَجَرُ حَتَّى نَظَرَتْ بَنُو إِسْرَائِيلَ إِلَى سَوْأَةِ مُوسَى قَالُوا وَاللَّهِ مَا بِمُوسَى مِنْ بَأْسٍ فَقَامَ الْحَجَرُ حَتَّى نُظِرَ إِلَيْهِ قَالَ فَأَخَذَ ثَوْبَهُ فَطَفِقَ بِالْحَجَرِ ضَرْبًا قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ وَاللَّهِ إِنَّهُ بِالْحَجَرِ نَدَبٌ سِتَّةٌ أَوْ سَبْعَةٌ ضَرْبُ مُوسَى بِالْحَجَرِ
Dari Abu Hurairah RA, dari Rasulullah SAW kemudian Abu Hurairah menyebutkan beberapa
hadits. Antara lain, "Rasulullah SAW bersabda, "Bahwasanya bani Israil mandi dalam keadaan telanjang, sebagian mereka melihat aurat temannya. Sedangkan nabi Musa AS mandi sendirian, maka mereka berkata, "Demi Allah, Musa tidak mau mandi bersama kita, karena dia mempunyai penyakit adar {pembengkakan pada biji dzakar}(sunda: burut/hernia)." Nabi SAW melanjutkan ceritanya, "Suatu ketika Musa AS mandi, dan dia meletakkan pakaiannya di atas batu, tiba-tiba batu itu hanyut membawa lari pakaiannya." Nabi SAW. melanjutkan kembali, "Maka Musa berusaha mengejarnya sambil berteriak, "Bajuku hanyut bersama batu! Bajuku hanyut bersama batu!", sehingga bani Israil melihat aurat Musa. Mereka mengatakan, "Demi Allah, Musa tidak mempunyai penyakit apapun." Lalu batu itu berhenti sehingga terlihat oleh Musa. Nabi SAW berkata, "Kemudian nabi Musa mengambil pakaiannya dan memukul batu itu" Abu Hurairah berkata, Demi Allah, sungguh di batu itu ada bekas pukulan yang jelas, enam atau tujuh bekas pukulan Musa." {Muslim 1/183}