1/12/17

Dosa Apa yang Paling Besar?

قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بن مسعود: قَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الذَّنْبِ أَكْبَرُ عِنْدَ اللَّهِ قَالَ أَنْ تَدْعُوَ لِلَّهِ نِدًّا وَهُوَ خَلَقَكَ قَالَ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ أَنْ تَقْتُلَ وَلَدَكَ مَخَافَةَ أَنْ يَطْعَمَ مَعَكَ قَالَ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ أَنْ تُزَانِيَ حَلِيلَةَ جَارِكَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ تَصْدِيقَهَا وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا يَزْنُونَ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ يَلْقَ أَثَامًا {الفرقان-68}
Dari Abdullah bin Mas'ud radhiallahu 'anhu, dia berkata, "Seorang lelaki bertanya, ' Wahai
Rasulullah! Dosa apakah yang paling besar disisi Allah?' Beliau menjawab, 'Kamu menjadikan tandingan bagi Allah sedangkan Dia-lah yang telah menciptakanmu.' Lelaki itu bertanya Iagi, 'Berikutnya apa?' Beliau menjawab, 'Kamu bunuh anakmu karena kamu takut ia makan bersamamu.'' Laki-laki itu bertanya lagi, 'Lalu apa?,' Beliau menjawab, 'Kamu berzina dengan istri tetanggamu.' Lalu Allah Azza Wajalla menurunkan ayat yang membenarkan jawaban Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tersebut, yang artinya, "Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan lain beserta Allah dan tidak menbunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barangsiapa yang melakukan demikian itu niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya)." (Qs. Al Furqan (25): 68). {Muslim 1/63-64}.