3/8/17

Tentang Nabi Musa AS dan Firman Allah SWT, "...Maka Allah Membersihkan Musa dari Tuduhan-tuduhan yang Mereka Katakan, dan Musa adalah Orang yang Mempunyai Kedudukan Mulia di Sisi Allah."

عن أَبي هُرَيْرَةَ قَالَ كَانَ مُوسَى عَلَيْهِ السَّلَام رَجُلًا حَيِيًّا قَالَ فَكَانَ لَا يُرَى مُتَجَرِّدًا قَالَ فَقَالَ بَنُو إِسْرَائِيلَ إِنَّهُ آدَرُ قَالَ فَاغْتَسَلَ عِنْدَ مُوَيْهٍ فَوَضَعَ ثَوْبهُ عَلَى حَجَرٍ فَانْطَلَقَ الْحَجَرُ يَسْعَى وَاتَّبَعَهُ بِعَصَاهُ يَضْرِبُهُ ثَوْبِي حَجَرُ ثَوْبِي حَجَرُ حَتَّى وَقَفَ عَلَى مَلَإٍ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ وَنَزَلَتْ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ آذَوْا مُوسَى فَبَرَّأَهُ اللَّهُ مِمَّا قَالُوا وَكَانَ عِنْدَ اللَّهِ وَجِيهًا
Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, "Nabi Musa adalah orang yang pemalu dan tidak pernah terlihat
auratnya. Orang-orang Bani Israil menuduhnya bahwa terdapat cacat pada auratnya. Pada suatu ketika, Nabi Musa Alaihi Salam mandi di sebuah sungai. Ia letakkan pakaiannya di atas sebuah batu. Tetapi, batu itu hanyut dibawa air. Lalu Musa mengejarnya untuk menggapainya dengan menggunakan tongkat seraya berkata, "Pakaianku hanyut terbawa batu! Pakaianku hanyut terbawa batu!" hingga akhirnya ia berhenti di sekelompok orang-orang Bani Israil." Lalu turunlah ayat Al Qur'an yang berbunyi, 'Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang menyakiti Musa, maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka katakan. Sesungguhnya Musa adalah orang yang mempunyai kedudukan yang terhormat dan mulia di sisi Allah.' (Qs. Al Ahzaab(33): 69). {Muslim 7/99}