3/8/17

Tentang Nabi Isa AS

عَنْ أَبي هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ أَحَادِيثَ مِنْهَا وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا أَوْلَى النَّاسِ بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ فِي الْأُولَى وَالْآخِرَةِ قَالُوا كَيْفَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الْأَنْبِيَاءُ إِخْوَةٌ مِنْ عَلَّاتٍ وَأُمَّهَاتُهُمْ شَتَّى وَدِينُهُمْ وَاحِدٌ فَلَيْسَ بَيْنَنَا نَبِيٌّ
Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, "Rasulullah SAW telah bersabda, 'Aku adalah orang yang paling berhak dekat dengan Isa bin Maryam di antara orang-orang terdahulu dan yang akan datang.' Para
sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, bagaimana maksudnya?" Rasulullah SAW menjawab, "Para nabi adalah bersaudara dari satu ayah, sementara ibu mereka berlainan, agama mereka satu, dan antara aku dan Isa tidak ada nabi yang lain" {Muslim 7/96}