3/9/17

Sabda Rasulullah SAW, "Aku Penentram Para Sahabatku Dan Para Sahabatku Penentram Umatku"

عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ صَلَّيْنَا الْمَغْرِبَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قُلْنَا لَوْ جَلَسْنَا حَتَّى نُصَلِّيَ مَعَهُ الْعِشَاءَ قَالَ فَجَلَسْنَا فَخَرَجَ عَلَيْنَا فَقَالَ مَا زِلْتُمْ هَاهُنَا قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّيْنَا مَعَكَ الْمَغْرِبَ ثُمَّ قُلْنَا نَجْلِسُ حَتَّى نُصَلِّيَ مَعَكَ الْعِشَاءَ قَالَ أَحْسَنْتُمْ أَوْ أَصَبْتُمْ قَالَ فَرَفَعَ رَأْسَهُ إِلَى السَّمَاءِ وَكَانَ كَثِيرًا مِمَّا يَرْفَعُ رَأْسَهُ إِلَى السَّمَاءِ فَقَالَ النُّجُومُ أَمَنَةٌ لِلسَّمَاءِ فَإِذَا ذَهَبَتْ النُّجُومُ أَتَى السَّمَاءَ مَا تُوعَدُ وَأَنَا أَمَنَةٌ لِأَصْحَابِي فَإِذَا ذَهَبْتُ أَتَى أَصْحَابِي مَا يُوعَدُونَ وَأَصْحَابِي أَمَنَةٌ لِأُمَّتِي فَإِذَا ذَهَبَ أَصْحَابِي أَتَى أُمَّتِي مَا يُوعَدُونَ
Dari Abu Burdah, dari bapaknya, dia berkata, "Kami pernah melaksanakan shalat berjamaah bersama Rasulullah SAW. Kemudian kami berkata, 'Sebaiknya kami duduk bersama Rasulullah
SAW sambil menunggu waktu shalat Isya.' Bapak Abu Burdah berkata, "Kami duduk-duduk di masjid, kemudian Rasulullah SAW mendatangi kami seraya bertanya, 'Kalian masih di sini?' Kami menjawab, "Benar ya Rasulullah! Kami telah melaksanakan shalat Maghrib berjamaah bersama engkau, oleh karena itu kami memilih untuk duduk-duduk di masjid sambil menunggu shalat Isya berjamaah dengan engkau." Rasulullah pun berkata, "Kalian benar-benar telah melakukan kebaikan." Lalu Rasulullah mengangkat kepalanya ke atas dan berkata, "Bintang-bintang itu merupakan stabilisator langit. Apabila bintang-bintang tersebut hancur, maka langit akan tertimpa apa yang telah dijanjikan. Aku adalah penenteram para sahabatku. Kalau aku sudah tidak ada, maka mereka, para sahabatku, akan tertimpa apa yang telah dijanjikan. Para sahabatku adalah penenteram umatku. Apabila para sahabatku telah tiada, maka umatku pasti akan tertimpa apa yang telah dijanjikan kepada mereka" {Muslim 7/183}